Selasa, April 16, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM-JAKARTA,
Anton Medan mantan Preman telah tiada,kini Santer Viral di semua Media Online, Media Cetak dan Stasiun Televisi atas meninggalnya almarhum Anton Medan.

Preman Zamanyang tersohor alm.Anton Medan yang kini lebih dikenal sebagai mubaligh telah meninggal dunia pada Senin (15/3/21)Dini hari tadi, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya sejak lama yakni stroke maupun Penyakit diabetes.
“Iya benar. Beliau meninggal dunia karena stroke dan diabetes,” ujarnya lewat pesan singkat.

Sebelum menjadi mubalig, nama pria kelahiran Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada 10 Oktober 1957 itu telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai preman kelas kakap pada Zaman dahulu seleting di angkatan Iwan dukun asal Sumatera Utara juga –Red.

Sebelumnya pada Zaman Era Presiden Suharto,Anton kerap di takuti oleh kalangan preman di Jakarta,karna masa almarhum sebagai Preman tipikal kejam dan Sadis, hampir seluruh Nusantara Indonesia mengenali Sosok perawakan Chinese ini saat jadi Preman di masa terdahulu,kini Anton yang juga dikenal sebagai tokoh pendiri Persatuan Islam Tionghoa (PITI)di masa hidupnya beliau berkarakter baik sudah tobat nasuha sebagai preman di eranya terdahulu.

Dy menyampaikan telah kehilangan mubaligh dan Sosok Figur,Kini umat muslim berduka atas meninggalnya almarhum Anton Medan,bahkan para kalangan elit politik di Jakarta juga merasa kehilangan mubaligh sebagai contoh tauladan bagi para preman di era Milanial Jakarta,kali ini

terutama para ulama dan Santri nya tetap mengenal bahwa almarhum Anton Medan Sosok figur di segani di masa hidupnya beliau,ujar Dy salah satu ketua LSM DPD PERINTIS ACEH,memulai catatan kriminalnya saat masih belia di kota asal nya Medan-sumatra Utara hingga ibukota Jakarta, Sosok
Anton Medan adalah yang akrab di Kenal sebagai mantan seorang perampok dan bandar judi terbesar sama seperti holo Panggabean tersohor namanya.

Lebih lanjut,Ketua LSM DPD PERINTIS ACEH ini juga masih terngiang yang pernah di sampai kan Almarhum Anton Medan, berbuat baik lah selagi masih hidup,ujar Anton kala itu,menyampaikan Nasehat semasa menjadi Mubaligh, bagaimana masa hidupnya beliau berkarakter suka Membantu pada Sesama yang butuh bantuan nya terutama terkait perseteruan baik di Jakarta maupun kota asal nya di Sumatera Utara — Medan.

Baca Juga:   Kapolri Tawarkan Anak Prajurit Awak Nanggala 402 Jadi Polisi
Baca Juga:   Ada Apa, Mendagri: Pemilu 2024 Jangan Sampai Saling Menghancurkan

Lebih mengutamakan Pergaulan Sejati suka Membantu Rekan dan Sahabat nya.

Pria yang bernama asli Tan Hok Liang alias Anto Medan nama tenar nya almarhum Anton Medan kini tinggal kenangan Setelah tutup usia 64 tahun, Selamat jalan Mubaligh , selamat jalan mantan Preman yang telah sadar , Nama mu tetap di kenang oleh semua kalangan masyarakat Medan bahkan para rekan Elit politik Indonesia,kini dikediamannya di kawasan Cibinong Jawa Barat telah ramai dikunjungi para pelayat ingin mengucapkan selamat jalan Sahabat, selamat jalan abangqu,jelas Dy yang mengenal Sosok kebaikan Almarhum Anton Medan di masa hidupnya.

Atas meninggalnya Anton Medan juga di Sampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa (PITI), Ipong Hembing Putra saat memberikan keterangannya, Senin sore di Jakarta,pada Awak media.

Almarhum Anton“Meninggal dunia karena stroke dan diabetes,” ujarnya lewat pesan singkat masenger nya.

Anton Medan kelahiran di Tebing Tinggi, Sumatera Utara-Medan,pada 10 Oktober 1957,lalu. Ia menjadi mualaf sejak 1992. Anton Medan memiliki nama Islam Ramadhan Effendi,sebut,Ipong

Sejarah Almarhum Anton Medan juga telah mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami’ Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta’ibin, Pondok Rajeg, Cibinong di Jakarta.

Kisah Bangunan Pesantren Kenangan dari seorang Mantan Preman Zaman Era Presiden Soeharto,Namanya At Taibin, pondok pesantren yang terletak di Kampung Bulak Rata, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor ini memiliki nuansa yang berbeda dengan pesantren pada umumnya. Ada Masjid bernama Tan Kok Liong yang berada pada area pesantren ini juga memiliki arsitektur yang unik. Dua bangunan ini didirikan Almarhum Anton Medan.

Kisah Anton Medan, Mantan Preman Kelas Kakap, Jadi Mubalig, Hingga kini tetap di kenang dan pernah menDukung Ahok di Pilkada DKI,pada waktu yang lalu, Sebut Rekannya di Jakarta,NaraSumbernya yang tak mau namanya di sebut kan–Red.

Semasa hidupnya Anto Medan, pria dengan nama lahir Tan Hok Liang itu bahkan mengaku sudah 14 kali keluar masuk penjara akibat perbuatannya.

Tak hanya itu, namanya pun terseret kerusuhan di Jakarta pada tahun 1998,Silam,Anton yang saat itu ikut turun berdemonstrasi ke jalan dituduh mendukung kerusuhan karena disebut turut aktif di belakang layar pada setiap Aksinya.
Dalam penyidikan kasus kerusuhan 1998, Anton membantah tuduh.

Baca Juga:   Wapres K.H. Ma’ruf Amin Minta Seluruh Komponen Ekosistem Zakat Diorkestrasi
Baca Juga:   Umat Hindu Lakukan Upacara Ritual Yepi Tahun Saka 1943

Penulis :*”Endy©–Dnst”

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.