Selasa, Agustus 16, 2022

Berhasil Kawal Demo BEM SI, Kyai Luhur Kedaton: Bukti Polri-TNI Manunggal Dengan Rakyat dan Taat Konstitusi

KONTRASTIMES.COM- JAKARTA | Kyai Kasepuhan Luhur Kedaton memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap segala upaya Polri-TNI yang sudah mengambil sikap cepat dan tanggap dalam menghadapi pergerakan aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) di Jakarta dan bebarapa daerah pada 11 April 2022

Menurut Kyai Kasepuhan Luhur Kedaton ini bisa menjadi tonggak awal dimana pemerintah dan aparatur negara termasuk Polri-TNI Manunggal Dengan Rakyat dan Taat Konstitusi, bisa merespon positif Demonstrasi yang dilakukan Masyarakat dan Mahasiswa

Pemimpin Kasepuhan Luhur Kedaton yang juga pernah menjadi aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Presiden BEM salah satu Perguruan Tinggi/Kampus Negeri di Malang, menyebut kita sebagai Bangsa yang bermoral dan beradab tentu sikap terbuka dan ramah dari aparatur negara saat menghadapi Demonstrasi sangatlah penting

“Setidaknya, saya pernah aktif sebagai Demonstran, jadi saat apa yang kita tuntut dan kita hadapi bersikap kooperatif dengan dialog yang mencerahkan maka pikiran anarkis dan kerusuhan itu dengan sendirinya akan hilang”.Tandas Kyai Kasepuhan Luhur Kedaton.(13/04/’22)

Namun untuk demo BEM-SI yang di DPR -MPR RI dia juga sangat menyayangkan adanya kejadian penganiayaan dan penelanjangan tokoh dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Ade Armando, apa lagi saya dengar kalau BEM se UI waktu demo juga tidak ikut.

“Terlepas dari penganiayaan dan penelanjangan itu sebagai sesuatu perbuatan yang melanggar hukum, yang lebih penting dari itu kejadian tersebut buat pelajaran bagi kita semua, khususnya Ade Armando untuk tidak latah apa lagi mencuri momentum pergerakan orang lain, numpang tenar atau alasan lain ikut menebarkan demo, semua kan ada alurnya masing-masing”.cetus Kyai Luhur Kedaton

“Apalagi kalau kejadinya sampai dipukuli dan ditelanjangi, kan jadinya gak lucu, atau sebaliknya kalau kejadian Pengeroyokan dan penelanjangan itu tidak terjadi, usaha keras temen mahasiswa dan Polri-TNI dalam akan kabur, karena ada artis dadakan Ade Armando ditengah masa demonstran”.tandas Kyai Luhur Kedaton

Baca Juga:   Koordinasi Upaya Pencegahan Kebakaran di Lapas Berlanjut ke Kantor PLN Banyuwangi
Baca Juga:   Bupati Lumajang Berikan Penghargaan Kepada Biddokkes Polda Jatim Sebagai DVI Commander Ops DVI Bencana APG Gunung Semeru

Sisilain, Kyai Kasepuhan Luhur Kedaton juga berharap bagi para pengeroyok Ade Armando yang masih buron untuk segera menyerahkan diri dengan gentlemen dan bertanggungjawab menyerahkan diri, saya yakin polisi juga akan bertindak profesional

Sebagai informasi Kepolisian dan TNI sebelum terjadi demo BEM-SI juga seduh mengingatkan, “demi semakin menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif, aman dan damai dalam demonstrasi di bulan Ramadhan, Sigit mengimbau, baik ke kepolisian maupun peserta aksi untuk sama-sama mengantisipasi adanya penumpang gelap atau oknum yang berusaha menunggangi demonstrasi tersebut”.Ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (mengutip Kontras Times/10/04’22)

“Tapi terhadap kelompok-kelompok penyusup yang akan menunggangi tolong dari rekan-rekan untuk mengawasi betul. Kalau sampai terjadi pemicu kemudian terjadi hal yang sifatnya anarkis dan kita harus melakukan penegakan hukum, tarik sampai ke atas hingga sampai tuntas dan itu semuanya akan kita proses. Karena Polri ingin gerakan mahasiswa betul-betul berjalan aman, tertib dan aspirasinya tersampaikan,” tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Video Kapolri Sambut Demo BEM-SI di Gedung DPR-MPR RI

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memastikan, “Polri memiliki komitmen dalam rangka menjunjung tinggi HAM dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia. Dalam hal ini, kata Sigit, Korps Bhayangkara berpegang teguh pada dalam UUD 1945 maupun Undang-Undang (UU) soal kebebasan berpendapat dan berekspresi yang merupakan bagian dari hak asasi manusia sehingga diberikan perlindungan secara universal”. pungkasnya

Begitupun dengan Panglima TNI Jenderal Andika perkasa juga telah menegaskan, “demonstrasi sebagai hak politik rakyat, yakni hak berpendapat yang dijamin Konstitusi dan dilindungi Undang undang”.ujarnya

“Namun saya juga menghimbau kepada para demonstran jangan sampai bertindak anarkis dengan merusak fasilitas umum dan infrastruktur yang ada, karena yang rugi kita semua,” tandas Panglima TNI Jenderal Andika perkasa saat berkunjung ke rumah dinas Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta, pada Sabtu (Kontras Times/9/4/2022).

Jurnalis: Fahrudin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari kontrastimes.com dan download aplikasi kami, menarik untuk dicoba, setelah di install (klik SKIP pojok kanan atas langsung masuk Berita-berita Ter update) di:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kontrastimes.indonesia

Baca Juga:   Rekatkan Ikatan Tali Silaturahmi Seluruh Prajurit Jajaran Kodim 0817 Gresik Ikuti Halal Bihalal
Baca Juga:   Musdalub DPD Partai Golkar Kabupaten Magetan "Solid Memenangkan Hati Rakyat"

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.