Minggu, Juni 16, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Yogyakarta, – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin memberikan nasihat pernikahan pada prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Sofia Gudono di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Jl. Laksda Adisucipto No. 62, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (10/12/2022).

Pada kesempatan ini, kepada kedua mempelai, Wapres berpesan untuk menjaga rumah tangganya dengan baik, yakni dengan saling mencintai, menyayangi, dan mengerti satu sama lain. 

“Alhamdulillah baru saja kita saksikan pernikahan kedua anak kita, Ananda Kaesang Pangarep dan Ananda Erina Sofia Gudono, mudah-mudahan kedua mempelai ini diberkati oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” ungkap Wapres mengawali nasihatnya.

Lebih lanjut, Wapres menuturkan bahwa pernikahan merupakan tuntunan agama dan sunah Rasulullah Muhammad SAW. Selain itu, menurutnya pernikahan juga merupakan upaya meneruskan generasi umat manusia sebagai pengelola bumi. 

“Melalui pernikahan dibangun rumah tangga. Rumah tangga adalah gambar yang diperkecil dari masyarakat. Rumah tangga adalah miniatur dari masyarakat. Masyarakat itu akan baik manakala rumah tangganya baik,” tuturnya. 

Oleh sebab itu, Wapres berpesan kepada Kaesang dan Erina untuk menjaga rumah tangganya dengan baik, salah satunya dengan terus saling mencintai dan menyayangi, serta saling pengertian satu sama lain. 

“Jadikanlah rumah tangga Ananda menjadi rumah tangga yang sakinah, yang harmonis, yang rukun, yang damai,” pintanya. 

Adapun rumah tangga yang harmonis, tutur Wapres, apabila di dalamnya ada mawadah (saling mencintai). 

“Karena memang perkawinan yang tidak dilandasi dengan saling mencintai pasti tidak akan harmonis,” tegasnya. 

Selanjutnya, sambung Wapres, rumah tangga yang harmonis juga membutuhkan rahmah (kasih sayang). Menurutnya kasih sayang biasanya bertahan lebih lama dari rasa cinta. 

“Kalau mungkin mawadah itu kalau sudah agak mulai tua sudah hilang, tapi rahmah itulah, kasih sayang itu yang akan terus berlanjut,” ujar Wapres. 

“Ketika istrinya dalam keadaan sakit, kasih sayanglah yang akan mendorong suaminya untuk merawatnya. Ketika misalnya suaminya dalam keadaan sakit, istrinya [yang akan merawat] dengan kasih sayangnya,” imbuhnya. 

Baca Juga:   Menhan Prabowo Silaturahmi Bersama Menko Mahfud MD dan Muhadjir Effendy

Kemudian, Wapres menggambarkan bahwa sifat mawadah dan rahmah itu seperti hubungan antaranggota tubuh yang apabila salah satu sakit, yang lain akan turut merasakan. 

Baca Juga:   Bawaslu Halbar Sosialisasi Di SLB Hatebicara, Kepsek Sebut Giat Edukatif

“Bukan hanya dalam rumah tangga, tapi juga di dalam kehidupan bermasyarakat, itu kalau ada mawadah warahmah, saling mencintai dan menyayangi, pasti akan terbangun masyarakat, bangsa, yang harmonis,” ungkapnya. 

Selanjutnya, Wapres berpesan kepada Kaesang dan Erina untuk menjaga keharmonisan rumah tangga melalui saling pengertian. Dengan adanya saling pengertian, menurutnya, suami-istri akan dapat saling memaklumi kesalahan satu sama lain sehingga akan terus rukun. 

“Saling pengertian itu jangankan benar, salah pun dimaklumi. Maklum dia lagi tidak konsen, maklum dia lagi dalam keadaan tidak baik, jadi dimaklumi. Itu namanya husnu tafahum” kata Wapres.

“Sebaliknya, suud tafahum itu selalu salah pengertian, jangankan benar, jangankan salah, benar pun disalah-salahkan. Karena apa? Karena memang sudah dari sananya suud tafahhum. Jadi dalam kehidupan bermasyarakat pun begitu. Kalau berangkatnya dari salah pengertian, suud tafahum, jangankan salah, benar pun juga disalah-salahkan,” imbuhnya mengingatkan. 

Untuk itu, sekali lagi Wapres berpesan agar rumah tangga Kaesang dan Erina terus dihiasi dengan rasa saling pengertian (husnu tafahum) agar mudah memaafkan kesalahan satu sama lain. 

“Di dalam rumah tangga tentu seringkali ada [salah], ada kadang-kadang yang menyebabkan terjadi ketegangan. Itu misal terjadi, karena gigi saja dengan lidah yang diatur konstruksinya sudah sebegitu baik, kadang-kadang tergigit juga lidah itu,” ungkapnya. 

Sehingga, apabila terjadi ketegangan antara suami-istri, tutur Wapres, salah satunya harus mampu menjadi pendingin suasana. 

“Jadi kalau ada salah satu yang lagi marah, ambil air wudu, salat dua rakaat, minta petunjuk kepada Allah,” nasihatnya.

“Jangan ngambil piring, piring tidak salah tidak apa, dibanting. Jangan [banting] pintu, atau jangan masuk ke kamar mengunci diri satu minggu, [sehingga] suaminya kebingungan. Tapi dinginkan dengan air wudu, [lalu] bermunajat memohon petunjuk Allah SWT, Insya Allah semuanya akan selesai,” pungkasnya. 

Baca Juga:   Pejalan Kaki Tersenggol Kendaraan Minibus Suzuki APV

Usai menyampaikan nasihat pernikahan, Wapres kemudian memimpin doa untuk memohon keselamatan dan keberkahan hidup berumah tangga bagi kedua mempelai. 

“Ya Allah, berkatilah keduanya dan satukanlah keduanya di dalam keadaan kebaikan. Ya Allah, mudahkanlah urusan mereka, penuhilan segala hajat yang mereka inginkan. Ya Allah, perbaikilah semua urusannya, baik urusan agamanya maupun urusan dunianya,” do’a Wapres. 

Baca Juga:   Satpolairud Polresta Banyuwangi, Giat SAR di Perairan Selat Bali

“Ya Allah anugerahkan mereka mawadah warahmah dan saling pengertian di antara mereka. Anugerahkan kepada mereka anak cucu yang saleh dan salehah, dan langgengkanlah hubungan keduanya ya Allah sampai akhir hayat mereka,” imbuhnya. 


Sebagai informasi, bertindak sebagai wali nikah pada prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yakni Kakak Erina, Allen Adam Rinaldi Gudono. Sementara itu, bertindak sebagai saksi nikah dari pihak pengantin pria adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta saksi nikah dari pihak pengantin wanita adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sumber: Setwapres-Rusmin Nuryadin

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.