Kamis, Mei 30, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRAS TIMES.COM- JAKARTA |Banyuwangi kembali meraih prestasi. Kali ini, Bupati Banyuwangi meraih penghargaan TOP Leader on Digital Implementation dalam TOP Digital Awards 2021.

Penghargaan itu diberikan kepada Bupati Ipuk Fiestiandani yang dinilai memilki komitmen tinggi dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan digital di daerah.

Selain itu, Penghargaan TOP Digital Implementation juga diberikan untuk Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lantaran dinilai berhasil melakukan percepatan pelayanan dan pembangunan daerah dengan mengimplementasikan teknologi informasi secara merata, tidak hanya di level kabupaten, namun hingga ke desa-desa.

Penghargaan yang digelar oleh majalah IT Works tersebut diterima Bupati Ipuk dalam acara puncak penghargaan TOP Digital Awards di Jakarta, Selasa (21/12/2021).

Ketua Penyelenggara, M Lutfi Handayani, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah ItWorks mengatakan, TOP Digital Awards adalah ajang penghargaan di bidang teknologi digital di Indonesia. Penghargaan tahunan ini diberikan kepada perusahaan dan instansi pemerintah yang dinilai mampu mengimplementasikan digitalisasi dalam sistem pemerintahannya.

“Dari sejak tahun pertama penyelenggaraan, yakni tahun 2016, TOP Digital Awards didesain sebagai ajang penghargaan yang sarat dengan aspek pembelajaran,” ujarnya. Majalah ItWorks merupakan media penyedia informasi dan referensi solusi bisnis dan teknologi digital di Indonesia.

Bupati Ipuk sangat bersyukur kinerja Banyuwangi terus mendapatkan apresiasi dari banyak pihak, salah satunya majalah IT Works.

“Penghargaan ini menjadi kado di Hari Jadi Banyuwangi yang ke-250 tahun. Tentu, ini menjadi pelecut semangat kami untuk membangun Banyuwangi lebih baik lagi ke depannya, khususnya dalam implementasi teknologi digital,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan TIK menjadi instrumen penting bagi Banyuwangi. Lewat program Smart Kampung, Banyuwangi mendorong digitalisasi hingga ke desa-desa. Smart Kampung adalah layanan desa berbasis online yang saat ini telah diterapkan oleh 189 desa di seantero Banyuwangi. Dengan Smart Kampung, Banyuwangi telah menggunakan sistem online di berbagai urusan daerah.

“Program Smart Kampung memudahkan pelayanan publik hingga tingkat desa, yang dipadu dengan pemberdayaan. Ujungnya adalah meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi warga,” kata Ipuk.

Baca Juga:   Singgung Martabat Ortu, OTK Penantang Duel Akan Dilaporkan Polisi

Menurut Ipuk, Smart Kampung adalah instrumen bagi pemkab untuk menggerakkan berbagai sektor di desa. Tidak hanya layanan publik, namun juga sektor ekonomi di pedesaan. 

Baca Juga:   Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Terima Kunjungan dari Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad

“Secara bertahap, kami akan terus memperbaiki layanan kani dengan memanfaatkan TIK untuk memudahkan masyarakat,” kata Ipuk. (*)

KTI

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.