Selasa, Juni 25, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM-JAKARTA, DPO yang selama ini buron dalam kasus pembalakan liar (Prasetyo Gow) akhirnya ditangkap oleh tim dari Kejagung. Ia ditangkap di Jakarta Utara dan sebelum ditangkap, terpidana ini melakukan operasi plastik di bagian wajahnya.

Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Buron kasus Tindak Pidana Mengangkat atau Memiliki Hasil Hutan Tanpa Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) atau pembalakan liar (illegal loging) Prasetyo Gow (60), di Kawasan Kemayoran, Jakarta Utara.

Kapuspen Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak menjelaskan, Prasetyo Gow merupakan terpidana yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat.

Namanya masuk sebagai DPO Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Barat atas tindak pidana usaha mengangkat serta memiliki hasil hutan, tanpa Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) atau illegal logging. Ia dinyatakan terbukti bersalah Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2370 K/PID/2005 Tanggal 28 Juli 2006.

“Karenanya terpidana Prasetyo Gow dijatuhi pidana penjara selama empat tahun serta dihukum membayar denda sebesar Rp200 juta subsider lima bulan kurungan,” kata Kapuspen Kejagung.

Saat ditangkap, buronan tanpa melakukan perlawanan apapun. Ia diketahui melakukan perubahan pada bagian wajahnya agar tidak mudah terdeteksi.

“Di mana sebelumnya melarikan diri dan mengubah bentuk wajah pada hidung dan rahang dengan cara operasi plastik di Jakarta serta menggunakan nomor telepon Singapura,” tandasnya.

Kini, Prasetyo Gow dititipkan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menunggu Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.(DHP)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.