Minggu, Juni 16, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Banyuwangi- Kemunduran semangat dan Prestasi Putra -Putri Daerah Kabupaten Banyuwangi, ditengarai akibat Kepengurusan Koni yang tidak becus mengelola Aliran Dana Hibah Dari Pemkab Banyuwangi ke- Lembaga KONI Kabupaten Banyuwangi, termasuk didalam untuk menyisihkan dana reward bagi atlet Porprov Jatim ke VII tahun 2022.

Persoalan tersebut terkuak setelah Ketua NGO Paguyuban Pasukan Banyuwangi Bersatu (PP-BB) Pelni Rompis berdiskusi dengan Aliansi NGO Banyuwangi Beradab yang didalamnya terdapat Pendopo Semar Nusantara (PSN), LBH Nusantara dan Kasepuhan Luhur Kedaton (KSP-LK), pada 21 Maret 2023 di Rumah Makan Benculuk.

“Akibatnya, kerugian dialami atlet gagal memperoleh dana reward dari kerja keras mereka ikut mengharumkan nama Kabupaten Banyuwangi,” ujar Presiden LBH Nusantara MH Imam Ghozali.(22/03/’23).

MH Imam Ghozali menegaskan, Penyataan Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas untuk memberikan reward atlet Porprov sebesar 520, 36 juta, itu tidak salah.

“Cuman yang tidak becus saya kira Dispora dan Pengurus KONI dalam merespon Pernyataan Bupati, apalagi dengan sikap Pengurus KONI yang hanya terfokus untuk menghabiskan uang hibah senilai Rp.4 Milyar, tanpa berfikir menyisihkan untuk masa depan atlet,” imbuh MH Imam Ghozali.

“Mereka itu goblok dalam merespons pernyataan Bupati Ipuk, hanya asal pokoknya bisa menerima hibah Rp.4 Milyar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, MH Imam Ghozali menjabarkan, mengacu lampiran Naskah Perjanjian Hibah yang ditandatangani Bupati Ipuk dan Ketua KONI Kabupaten Banyuwangi, adanya reward atlet memang tidak tertera didalamnya.

“Semestinya Dispora dan Pengurus KONI Kabupaten Banyuwangi, segera mengajukan usulan untuk pemberian reward bagi atlet, atau disiasati dengan menyisihkan dari dana hibah yang diterima KONI sebesar Rp 5 milyar, itu sendiri,” tandasnya.

Karena itu Aliansi NGO-Banyuwangi Beradab, dengan tegas mengambil sikap:

  1. Meminta dan mendukung Bupati Banyuwangi tetap memberikan reward bagi atlet Porprov Jatim ke VII tahun 2022, sebagaimana janji yang pernah ia sampaikan dari dana talangan yang ada di Pemkab Banyuwangi.
  2. Dilakukan Audit Terbuka, untuk LPJ Koni Banyuwangi mulai Tahun 2020, 2021 dan 2022.
Baca Juga:   Kapolda Aceh Lepas Peserta Trail SAPA 2022
Baca Juga:   Giat KANDANI Kapolsek Wonodadi Silaturahmi Dengan Perangkat Desa Dan Tokoh Masyarakat Desa Jaten

“Terkait adanya temuan pengelembungan anggaran dan kegiatan fiktif, salah satunya untuk penggunaan dana hibah 4 milyar tahun 2022, akan kita adukan Ke- Pidsus Kejari Banyuwangi,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, meskipun masalah Dana reward untuk atlet Porprov 2022 sudah dilaporkan ke Polda Jatim, tapi untuk loparan yang nantinya kita siapkan poinnya berbeda, sehingga tidak tumpang tindih dengan laporan yang pernah ada.

“Data sudah lengkap, tinggal kita buat rincian serta surat pengantar untuk aduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi ke- Kejari Banyuwangi,” pungkasnya.

Desi Dwan

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.