KontrasTimes.Com melaporkan bahwa suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Istana Negara pada Sabtu (21/3) sore, ketika Presiden RI Prabowo Subianto menggelar acara open house dalam rangka perayaan Idulfitri 1447 H. Acara silaturahmi akbar ini menjadi magnet bagi ribuan masyarakat dan sejumlah tokoh penting nasional, termasuk di antaranya pengusaha terkemuka sekaligus Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, beserta istrinya, Anita Ratnasari Tanjung. Kehadiran mereka menyoroti dimensi penting dari perayaan Idulfitri, yang tidak hanya sebagai momen religius tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan antara pemimpin dan berbagai elemen bangsa, dari kalangan pejabat, politisi, pengusaha, hingga masyarakat umum.
Chairul Tanjung, atau yang akrab disapa CT, tiba di kompleks Istana Negara sekitar pukul 16.00 WIB. Mengenakan setelan baju hitam yang elegan dipadukan dengan peci hitam, mencerminkan kesederhanaan namun tetap berwibawa, CT didampingi oleh sang istri, Anita Ratnasari Tanjung, yang juga tampil anggun. Pasangan ini merupakan representasi dari kalangan pengusaha sukses yang memiliki pengaruh signifikan dalam perekonomian nasional, sekaligus mantan pejabat publik yang pernah berkontribusi dalam pemerintahan. Kehadiran mereka di tengah keramaian Istana menunjukkan dukungan dan silaturahmi yang kuat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Selain pasangan Chairul Tanjung, open house Idulfitri ini turut dihadiri oleh deretan nama-nama penting dari Kabinet Merah Putih dan tokoh-tokoh negara lainnya. Beberapa di antaranya adalah Wakil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran para pembantu presiden dan pimpinan lembaga tinggi negara ini menegaskan soliditas pemerintahan dan komitmen bersama dalam membangun bangsa. Tidak hanya itu, tokoh politik senior seperti Fadli Zon, yang dikenal sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan figur vokal di panggung politik, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung, juga terlihat hadir, menambah semarak suasana kebangsaan.
Sebelum menggelar open house di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto diketahui telah menunaikan ibadah salat Idulfitri 1447 H pada Sabtu pagi di Aceh Tamiang. Keputusan untuk merayakan Idulfitri di salah satu provinsi terujung Indonesia ini memiliki makna simbolis yang mendalam, menunjukkan perhatian Presiden terhadap seluruh wilayah Indonesia dan komitmen untuk merangkul keberagaman budaya serta agama di seluruh pelosok negeri. Sekembalinya dari Aceh Tamiang, Presiden tiba di Istana sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung disambut dengan antusiasme ribuan warga yang telah menanti sejak siang hari.
Setelah menyambut kehadiran masyarakat umum dengan penuh keramahan di halaman Istana Negara, Prabowo kemudian melanjutkan agenda dengan mengadakan halalbihalal bersama para pejabat dan tokoh negara. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para elite politik dan pemerintahan untuk saling bermaaf-maafan dan memperkuat jalinan komunikasi. Salah satu sorotan utama dalam sesi ini adalah kehadiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang datang didampingi oleh anak-anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), serta cucu-cucunya.

Prabowo Subianto terlihat menyambut SBY dan keluarganya dari pintu samping Istana Merdeka dengan hangat, menunjukkan rasa hormat dan persahabatan yang erat di antara kedua pemimpin bangsa ini. Pertemuan antara Prabowo dan SBY, beserta putra-putranya yang kini juga memegang peran penting di pemerintahan dan parlemen, menggarisbawahi semangat rekonsiliasi dan kebersamaan di antara berbagai kekuatan politik demi kemajuan Indonesia. Momen ini sekaligus menjadi simbol persatuan pasca-pemilihan umum, di mana silaturahmi menjadi jembatan untuk membangun sinergi.
Open house yang digelar Presiden Prabowo berlangsung dengan sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Sejak pukul 12.00 WIB, antrean panjang warga sudah terlihat mengular di gerbang masuk Istana melalui Jalan Majapahit. Meskipun terik matahari menyengat dan udara terasa panas, antusiasme warga untuk dapat bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo tidak sedikit pun luntur. Mereka rela mengantre berjam-jam demi kesempatan berjabat tangan dan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada kepala negara. Fenomena ini menunjukkan betapa besar kerinduan masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pemimpinnya, sekaligus menggambarkan kuatnya tradisi Idulfitri sebagai momen untuk mendekatkan pemimpin dengan rakyat.
Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan warga yang datang, pihak Istana telah melakukan pengaturan alur titik masuk dan keluar secara cermat, membagi pengunjung ke beberapa jalur agar tidak terjadi penumpukan massa. Beberapa alur utama di antaranya adalah dari halaman Kementerian Sekretariat Negara yang terletak di sayap kiri kompleks Istana, serta di halaman tengah Istana Negara. Pengaturan ini sangat efektif dalam mengelola ribuan pengunjung yang hadir, memastikan semua dapat bergerak dengan tertib dan aman. Selain itu, warga yang datang juga dibagikan bingkisan istimewa dari pihak Istana sebagai kenang-kenangan dan bentuk apresiasi atas kehadiran mereka. Bingkisan tersebut, yang biasanya berisi makanan ringan atau suvenir kecil, menambah kebahagiaan para pengunjung.
Di halaman tengah Istana, warga tidak hanya dapat berinteraksi dengan Presiden, tetapi juga menikmati hidangan lezat yang disajikan oleh pihak Istana. Berbagai menu khas lebaran dan hidangan nusantara tersedia, memanjakan lidah para tamu yang telah menempuh perjalanan panjang dan mengantre. Suasana makan bersama ini semakin mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Tak hanya itu, terpantau juga ada hiburan musik islami yang dimainkan secara langsung dari panggung kecil, menambah semarak dan nuansa religius pada acara open house tersebut. Alunan musik yang menenangkan dan syahdu menjadi latar belakang sempurna bagi momen silaturahmi yang penuh makna.
Secara keseluruhan, open house Idulfitri yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara bukan sekadar acara seremonial, melainkan manifestasi dari tradisi luhur bangsa Indonesia untuk memperkuat ikatan sosial dan kebangsaan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, dari tokoh politik, pejabat tinggi, pengusaha, hingga rakyat biasa, menunjukkan bahwa Istana adalah rumah bagi seluruh rakyat Indonesia. Momen ini menjadi penegasan akan pentingnya persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, di bawah kepemimpinan yang baru.