Senin, April 15, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM-JAKARTA, Jaksa penuntut umum (JPU) menyayangkan sikap terdakwa kasus kerumunan Petamburan Rizieq Shihab yang sering merendahkan orang lain dengan melontarkan kata-kata yang tidak pantas.Selasa(30/03/21)

Menurut JPU, sikap tersebut tidak pantas dipertontonkan oleh Rizieq yang selama ini mengaku dirinya seorang imam besar dari sebuah organisasi keagamaan yang memiliki program revolusi akhlak.

“Sungguh sangat disayangkan seorang tokoh agama yang mengaku dirinya imam besar dari sebuah organisasi keagamaan yang memiliki visi misi untuk menciptakan akhlakul karimah, dengan program revolusi akhlaknya, akan tetapi dari semua ucapannya sangat bertentangan dengan program-program revolusi akhlaknya,” kata JPU dalam sidang pembacaan tanggapan atas eksepsi Rizieq di PN Jakarta Timur, Selasa 30 Maret 2021.

Rizieq Merasa Jadi Target Operasi Intelejen dan Ada Pasal Penyelundupan, dan bagi Jaksanya Penyusunan Eksepsi Terkesan Ingin Mengaburkan Permasalahan Hukum

“Karena sering merendahkan orang lain dalam hal ini jaksa penuntut umum yang sering dimaki dan diumpat dengan kata-kata yang kurang pantas dari segi akhlakul karimah,” kata JPU melanjutkan.

Terlebih, kata JPU, kata-kata tidak pantas itu dilontarkan di muka persidangan yang terbuka untuk umum.

Kata-kata yang dimaksud antara lain, biadab, tidak beradab, keterbelakangan intelektual, dan pandir, di mana kata-kata tersebut tertuang dalam eksepsi yang dibacakan Rizieq pada Jumat (26/3/2021) lalu.

JPU mengatakan, pada prinsipnya, semua manusia yang ada di dunia ini adalah ciptaan Allah SWT yang memiliki kesamaan derajat di mata Allah SWT dan yang membedakan hanyalah ketakwaannya.

Rizieq Minta Polisi-Jaksa Taubat Sebelum Kena Azab, Jaksa: Contoh yang Tak Perlu Dipertontonkan
“Siapa yang bisa mengukur ketakwaan seseorang manusia di mata Allah SWT adalah Allah SWT dengan manusia itu sendiri,” kata JPU.

Dalam eksepsinya, Rizieq menyebut JPU dungu dan pandir karena dianggap tidak memahami soal SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Front Pembela Islam.
“Jadi di sini jelas, JPU sangat dungu dan pandir, soal SKT saja tidak paham, lalu dengan kedunguan dan kepandirannya mencoba sebar hoaks dan fitnah,” demikian bunyi eksepsi Rizieq yang diterima media ini dari kuasa hukumnya, Aziz Yanuar.

Baca Juga:   Munarman Diduga Kuat Menggerakkan Orang Melakukan Tindak Pidana Terorisme
Baca Juga:   Pelaku Pencurian Spesialis Mobil Bak Terbuka Berhasil Di Ringkus Polresta Malang

Penulis :“Endy¬©–Dnst”

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.