Kamis, Juni 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Magetan- Akibat jalan rusak warga desa melakukan penanaman pohon pisang sebagai bentuk protes warga Desa Jomblang , Desa Waduk, kecamatan Takeran Kerusakan cukup parah di beberapa titik bagian badan jalan terlihat banyak yang berlubang.

Dengan kondisi jalan sepanjang 500 meter tersebut belum ada perbaikan akhirnya warga menanami pohon pisang di tiga titik jalan yang terlihat rusak parah,padahal jalan tersebut juga sebagai jalur alternatif menuju Kecamatan Jiwan dan sekitarnya yang sudah masuk wilayah Kabupaten Magetan.

” Ditanami pohon pisang sebagai tanda jalan rusak dan pengendara yang melintas lebih hati hati,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Hal ini mungkin bagi mereka bisa memberikan rasa aman bagi pengguna jalan yang lainya, akan tetapi jika pengguna jalan yang belum pernah mengenali medan seperti ini bisa mengakibatkan bahaya bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan apalagi jika dilalui saat malam hari.

Sebanyak tiga pohon pisang ditanam warga pada jalan rusak sepanjang sekitar 500 meter, Namun dari pengakuan warga di sepanjang jalan tersebut mengaku tidak pernah tahu siapa, dan kapan pohon pisang itu bisa berdiri di tepat lubang-lubang jalan itu.

Selain itu warga juga merasa bingung siapa yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan tersebut, apakah itu jalan desa atau jalan PU.

Dari penuturan warga sepanjang jalan tersebut dan Andi warga Magetan yang kebetulan melintas menyampaikan hal yang sama.” Banyak jalan yang berlubang dan rusak parah,” ujarnya Jumat (7/4/2023).

Ini menjadi salah satu yang seringkali dikeluhkan oleh masyarakat. Bagaimana tidak, jalanan yang rusak terlebih di area Desa tentunya membuat aktivitas warga terganggu.

Kondisi jalan rusak kerap menimbulkan rasa jengkel bagi pengguna jalan penghubung Desa Jomblang dengan Desa Waduk yang terpaksa harus melewatinya, apalagi setiap hari.Selain memperpanjang waktu tempuh perjalanan, jalan rusak juga tak jarang berpotensi mengakibatkan kerugian bagi pengendara yang melintas.

Baca Juga:   Hadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW, Wapres Ingatkan Nasihat Syaikh Abdul Qadir al-Jilani

Kasus umumnya jatuh dari kendaraan, maupun kendaraan rusak. Tetapi Pengguna jalan tak memiliki pilihan, mau tidak mau, suka tidak suka harus melalui jalan rusak di Desa itu,Sampai saat ini belum ada yang memberikan keterangan status jalan tersebut apakah jalan desa atau jalan PU.

Baca Juga:   Babinkamtibmas Polsek Sanankulon Dengan Pemerintahan Desa Melaksanakan Pendistribusian BLT - DD

Jurnalis:dwiyanto

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.