Senin, April 15, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM- JAKARTA | Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Argo Yuwono menegaskan kepolisian tidak akan memproses mural satire dengan gambar mirip Presiden Jokowi dengan tulisan “404: Not Found”

“Untuk sementara, polisi tidak memproses, kok,” ungkap Argo dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri Jakarta Selatan, pada Jumat 20 Agustus 2021

Mural yang awalnya disebut telah melecehkan lambang negara tersebut berada di Batujaya, Batuceper, Kota Tangerang Banten dan saat ini sudah dihapus oleh pihak TNI-Polri dan pemerintah setempat pada 12 Agustus 2021.

Sementara itu dari keterangan tertulis yang diterima Kontras Times (20/08), Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan bahwa, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan aparat untuk tidak terlalu reaktif menanggapi munculnya mural 404: Not Found.

Hal serupa juga diinstruksikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajarannya untuk lebih berhati-hati dan cermat dalam menangani suatu kasus. 

“Bapak Presiden tidak berkenan bila kami responsif terhadap hal-hal seperti itu. Demikian juga Bapak Kapolri selalu mengingatkan kami dan jajaran,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya.

Untuk ekspresi kritis dan memberikan saran kepada Pemerintah, kata Agus, sah-sah saja dilakukan. Apalagi, di negara yang menganut sistem demokrasi. 

Namun, Agus menegaskan, apabila suara kritis sudah berujung pada fitnah ataupun hal yang memecah belah bangsa, pihak kepolisian akan langsung turun tangan melakukan penegakan hukum yang berlaku.

“Kritis terhadap pemerintah saya rasa tidak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kami tangani,” tegasnya.

Terkait mural 404: Not Found, lanjut Agus, pihaknya akan mengikuti instruksi Presiden Jokowi. Oleh karenanya, Polri tidak akan memproses lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

“Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun, Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu,” pungkasnya.

Baca Juga:   Pengendara Diminta Berhenti Saat Detik-detik Proklamasi dan Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Ade

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.