Minggu, Juni 16, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | TUBAN – Pengurus Cabang (PC) Ikatan Keluarga Alumni PMII (IKA PMII) Tuban merespon permintaan maaf Kapolres Tuban, AKBP Suryono, kepada mahasiswa PC PMII Tuban yang juga disaksikan awak media di depan Mapolres Tuban, Sabtu (19/8/2023).

Sebelumnya, Rabu (16/8/2023), mahasiswa PC PMII Tuban melakukan aksi demonstrasi kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky.

Tuntutan yang dibawa PC PMII Tuban di antaranya dengan isu pengentasan kemiskinan, mengevaluasi dan memaksimalkan program stunting, merealisasikan program beasiswa untuk menekan angka putus sekolah, menindak tegas pelaku pertambangan ilegal, dan menuntut Bupati Tuban memberikan akses aspirasi kepada masyarakat sipil.

Saat itu mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di gedung Pemkab Tuban. Karena tidak ditemui Bupati Tuban, mahasiswa kemudian bergeser menuju gedung DPRD Tuban yang saat itu ada rapat paripurna. Aksi kemudian memanas karena keinginan mahasiswa bertemu Bupati Tuban di DPRD tidak membuahkan hasil.

Hingga akhirnya ada dugaan pelanggaran SOP dari sejumlah oknum petugas kepolisian dalam pengamanan aksi unjuk rasa sehingga ada unsur kekerasan dengan cara menarik, menyeret, membanting mahasiswa. Sampai pada hal yang disayangkan adanya dugaan pelecehan seksual yang menimpa salah satu aktivis perempuan.

Atas kejadian ini, Kapolres Tuban menemui mahasiswa yang kembali melakukan aksi unjuk rasa, Sabtu (19/8/2023) pagi di halaman Mapolres Tuban. IKA PMII Tuban menangkap beberapa poin disampaikan Kapolres Tuban, di antaranya:

  1. Meminta maaf secara terbuka atas insiden yang terjadi antara petugas kepolisian dengan mahasiswa PC PMII Tuban
  2. Sedang melakukan pemeriksaan untuk menjatuhkan sangsi sesuai aturan bagi sejumlah anggota kepolisian yang diduga terlibat pelanggaran SOP dalam penanganan aksi demonstrasi. Termasuk melakukan mutasi salah satu Kepala Unit (Kanit) di Polres Tuban yang juga diduga ikut terlibat dalam pelanggaran SOP dan melakukan kekerasan kepada mahasiswa.
  3. Terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi saat pengamanan aksi unjuk rasa, Kapolres Tuban berjanji akan mengusut tuntas dengan mengumpulkan bukti-bukti. Kapolres juga meminta kepada mahasiswa untuk ikut membantu apabila mempunyai bukti-bukti di lapangan.
Baca Juga:   Presiden Resmikan Embung Bansari, Embung Dukun, Embung Pagergunung dan Embung Tlogoguwo Jateng
Baca Juga:   Hadiri World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2023, Wapres RI Dukung Pembentukan Wirausaha Berkarakter

Atas Permintaan Maaf Kapolres Tuban, PC IKA PMII Tuban merespon:

1. PC IKA PMII Tuban memberikan apresiasi atas sikap Kapolres Tuban yang meminta maaf atas dugaan kesalahan SOP dalam pengamanan aksi unjuk rasa. Karena permintaan maaf ini bisa tetap menjaga kepercayaan publik dan menunjukkan profesionalitas Polri.

2. PC IKA PMII akan mendukung PC PMII Tuban terus memantau komitmen penanganan sejumlah oknum anggota polisi yang saat ini sedang diperiksa, termasuk mutasi salah satu Kanit dari Polres Tuban (Ipda Kiswoyo Supriyanto).

3. Terkait dugaan kasus pelecehan seksual, PC IKA PMII Tuban akan mendukung PC PMII Tuban dalam melakukan advokasi sampai tuntas. Termasuk upaya untuk membawa ke jalur hukum.

4. Berharap kejadian ini adalah terakhir kalinya dan tidak terulang kembali menimpa mahasiswa atau masyarakat dari organisasi manapun ketika melakukan aksi unjuk rasa. Sehingga tidak ada trauma bagi mahasiswa yang menjalankan tugasnya sebagai kontrol publik.

Narasumber
PC IKA PMII Tuban

Ketua: Khoirul Huda
Sekretaris: M. Irham

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.