Sabtu, Februari 24, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Purwakarta – Guna Menjalin koordinasi sekaligus Pengamanan Pihak Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melakukan pengecekan jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Purwakarta didampingi Kapolsek Jatiluhur, Kompol Dandan Nugraha Gaos di Dk 74 tunnel 2, Kampung Tegal Nangka, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, saat ini PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tengah melakukan beberapa pengetesan, di antaranya mengaliri listrik ke jalur kereta cepat tersebut.

Pengecekan ini dilakukan, kata Edwar, untuk menjalin koordinasi dengan KCIC untuk melaksanakan pengamanan agar proses tersebut tidak membahayakan bagi masyarakat di sekitarnya.

“Polres Purwakarta telah mengerahkan ratusan personel di titik-titik jalur kereta cepat tersebut. Setiap personel, berasal dari setiap Polsek yang dilewati oleh kereta cepat itu,” ungkap Edwar, Jumat, (26/52023)

Ia menyebut, panjang jalur Kereta Cepat keseluruhan wilayah hukum Polres Purwakarta yang dilintasi Jalur Kereta Cepat kurang lebih 22 Kilometer.

Pada saat uji coba dan digunakan, Kapolres berharap kondisinya tidak ada dampak gangguan kamtibmas dan juga kendala teknis.

Sampaikan Imbauan, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Edwar mengajak masyarakat di Purwakarta untuk mendukung proyek nasional tersebut agar kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu berjalan tanpa adanya hambatan.

“Jalur Kereta Cepat ini dialiri arus listrik sebesar 27,5 kilovolt (KV) sehingga masyarakat diminta untuk tidak masuk ke jalur KCJB karena sangat berbahaya dan bisa tersengat listrik. Anak-anak di sekitar trase juga diminta untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur karena benang dan layangannya berpotensi mengganggu kelistrikan,” ucap AKBP Edwar Zulkarnain. (Fuljo/Christ)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.