Rabu, Juni 29, 2022

KKN Pos 21 Mahasiwa UIN Jember Luncurkan Sistem Scan Barcode di Bumdes Tamansari

KONTRASTIMES.COM -BANYUWANGI, Penerapan Smart Kampung telah menjadi sebuah kebutuhan bagi sebuah daerah untuk maju. Banyuwangi telah menerapkan konsep smart city yang dinamai Smart Kampung, untuk percepatan pembangunan daerah, sekaligus memberikan pelayanan publik yang terbaik bagi warga Banyuwangi.

Tak terkecuali Desa Tamansari Kecamatan Licin Banyuwangi atau yang sering disebut Desa wisata ini sudah terkenal di penjuru kota maupun pelosok Banyuwangi.

Dengan hal itu mahasiswa UIN KHAS Jember yang berpartisipasi dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 21. Yang tepatnya pada Hari ini Sabtu (27/2/2021) mahasiswa mahasisiwi UIN KHAS Jember bekerja sama dengan BUMDES dan Pemerintah Desa untuk meluncurkan sistem Scan Barcode yang bertujuan sebagai bingkai promosi dan pengenalan potensi wisata.

Taman Sari memang sudah membuat Website yang merangkum tentang pengenalan potensi desa dan macama-macam wisata didesa tersebut. Semisal penyewaan Homestay, penyewaan sepeda dsb, hal itu dialakukan sebagai bentuk pengembangan serta mengimplementasikan sistem Smart Kampung.

Dalam hal itu, Sekertaris BUMDES Tamansari Agus, saat ditemui oleh Mahasiswa KKN UIN Khas Jember mengatakan. “Saya berterimah kasih kepada seluruh teman teman mahasiswa yang telah berinovasi melalui program kerjanya yakni dengan meluncurkan scan barcode, dengan adanya ini semua masyarakat atau parisatawan lokal maupun asing sangat mudah mengakses website yang telah dikemas dalam Barcoding,” Ujar Agus.

Sementara itu, Kepala Desa Tamansari Rizal Sahputra juga memberikan tanggapan terkait adanya scan barcode tersebut. Menurutnya kegiatan KKN semacam itu memang harus diapresiasi, karena jiwa-jiwa bermasyarakat pemuda adalah generasi penerus bangsa yang milenial.

“KKN Hari ini beda sama KKN terdahulu hari ini dengan kondisi Desa Tamansari yang termasuk Smart Kampung, kami ingin ada prasasti yang mereka tinggalkan yang bukan hanya sekedar bangunan, Hari ini kami mempunyai keinginan bahwasannya KKN dapat memberikan ilmu atau gagasan nya yang nantinya bisa tindak lanjuti dan bisa menjadi Inovasi program program Desa yang akan kami kerjakan,” kata Rizal kepada warta media.

Baca Juga:   DVI Polri Mulai Identifikasi 40 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air

Dilain kesempatan, Ahmad Althof ‘Athooilllah ketua Kelompok KKN menyampaikan bahwa Barcode tersebut dibuat bukan semata mata hanya sebagai pajangan, melainkan isi barcode tersebut yang nantinya bisa memudahkan para pengunjung untuk lebih mengenal desa Tamansari seperti halnya yang terdapat dalam website tersebut.

Baca Juga:   PKK Desa Ngadipuro Tuban Rawat Toga

Selain itu, Salah satu target selanjutnya dari program barcoding adalah program digitalisasi dan media promosi Homestay. Homestay merupakan salah satu usaha terpenting Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Usaha itu, menurut Althof, merupakan hasil dari bentuk kerjasama antara pemerintah Desa dan Bumdes dengan masyarakat pribumi Desa Tamansari, dengan harapan membantu prekenomian masyarakat sekitar dan mempermudah akses penginapan bagi Wisatawan negara maupun manca negara.

Hajir/Rim

Related Articles

- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.