Kamis, Mei 30, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Jakarta- Jaksa Eksekutor KPK Rusdi Amin dan Andry Prihandono telah melakukan penyetoran ke kas negara uang senilai Rp16,2 Miliar dari hasil rampasan dalam perkara Terpidana Mantan Mensos Juliari P Batubara dkk, pada 29 Agustus 2022.

Jubir KPK Ali Fikri menjelaskan dalam keterangan tertulisnya, uang hasil rampasan senilai Rp16,2 Miliar berdasarkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor yang berkekuatan hukum tetap.

“Uang rampasan tersebut sebelumnya adalah barang bukti yang turut diamankan Tim KPK ketika dilakukannya tangkap tangan pada salah satu Terpidana yaitu Matheus Joko Santoso,” papar Ali Fikr.(29/08/’22).

Menurut Ali Fikri, barang bukti yang ditemukan saat itu berupa uang tunai dalam bentuk pecahan mata uang Rupiah, mata uang asing berupa dollar Amerika Serikat dan dollar Singapura.

“KPK ke depan masih akan terus melakukan penyetoran ke kas negara agar asset recovery dapat bisa tetap maksimal diantaranya melalui penagihan pembayaran pidana denda dan uang pengganti serta penyetoran barang bukti uang hingga lelang barang rampasan,”. Pungkas Ali Fikri.

Sebagai informasi, Juliari Peter Batubara, M.B.A. (lahir 22 Juli 1972) adalah Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju sejak 23 Oktober 2019 hingga terjerat kasus korupsi dana Bantuan Sosial COVID-19 pada tanggal 6 Desember 2020.

KTI

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.