Senin, April 15, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Magetan- Telah terjadi kasus penipuan yang mana aksi penipuan dengan modus rekrutmen mengatasnamakan Bawaslu yang kini marak terjadi.

Meski teknologi informasi sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat saat ini, namun masih ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan aksi penipuan, Kamis(27/07/2023).

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Rudy Hidajanto, S.H menyampaikan, bahwa pada hari Selasa (03/01/2023), sampai hari kamis (05/01/2023) sekitar pukul 15.00.

Tersangka “AP”28 tahun (mantan pawascam kec.panekan) dengan serangkaian kata kata bohong mengatakan pada korban “AR” bisa memasuk kan untuk menjadi pegawai Bawaslu Kab Magetan.

Dengan syarat harus bisa komputer dan menyerahkan surat lamaran kepada ketua Bawaslu kab.Magetan dan menyetor uang sejumlah 5000000(lima juta rupiah) selanjutnya Korban di janjikan kerja pada tanggal (06/02/2023).

Dan perlu di ketahui kantor Bawaslu tidak pernah membuka lowongan pada bulan januari 2023.

Dalam hal ini tersangka di jerat Pasal 378 KUHP menerangkan bahwa yang dimaksud dengan penipuan adalah kondisi yang dilakukan oleh siapa pun dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

Dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, atau pun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

Jurnalis:dwiyanto

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.