Selasa, Agustus 16, 2022

Multi Kepentingan, Gus Danial Berharap Kapolri Netral Sikapi Kasus Tewasnya Brigadir J

Kontras TIMES.COM | Malang Raya- Gus Danial Farafis, SH. S.Hum. M.Ag. bin Prof. Dr. KH. Achmad Mudlor, S.H Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Malang minta Kapolri bersikap tegas namun netral dalam menyikapi bola liar tewasnya Brigadir J dan Pelecehan Brigadir J terhadap Istri Irjen Ferdy Sambo yang kala itu menjabat Kadiv Propam Polri.

Gus Danial dalam keterangan yang disampaikan langsung keredaksi Kontras Times mengungkapkan, masyarakat saat ini sudah melihat bahwa banyak kepentingan yang masuk dalam perkara tewasnya Brigadir J.

“Kita mencermati berbagai opini yang digiring untuk menjadi fakta hukum, guna menyudutkan Irjen Ferdy Sambo,” kata Gus Danial.(05/08/’22).

Gus Danial, menjabarkan tugas Irjen Ferdy Sambo yang kala itu menjadi Kadiv Propam tentunya sangat tidak menguntungkan manakala dia diterpa opini miring seperti saat ini adanya kejadian Tewasnya Brigadir J dirumah dinas sang jendral.

“Apa Lagi Irjen Ferdy Sambo digadang-gadang sebagai calon Kapolri, tentu banyak para pesaingnya,” tukas Gus Danial.

Namun demikian, Gus Danial menegaskan tetap mendukung penuh lahkah Kapolri dalam mengusut kronologi peristiwa baku tembak antara ajudan di Rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang pada akhirnya membuat Brigadir J tewas.

“Kami percaya bapak Kapolri bisa mengusut tuntas kasus ini, tapi tetap netral, jika kebenaranya beda dengan opini yang dibangun pihak-pihak berkepentingan, tentunya tetap kebenaran yang harus disampaikan,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini polisi telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Dalam kasus ini, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP.

BK

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.