Rabu, Juni 29, 2022

Pandangan Presiden Jokowi Terhadap Tokoh Buya Syafii Maarif

KONTRASTIMES.COM- JAKARTA | Presiden Joko Widodo menyebut sosok Buya Syafii Maarif sebagai guru bangsa yang hidup dalam kesederhanaan.

“Beliau adalah kader terbaik Muhammadiyah yang selalu menyuarakan tentang keberagaman dan selalu menyuarakan tentang toleransi umat beragama dan beliau juga selalu menyampaikan pentingnya Pancasila bagi perekat bangsa,” Ucap Presiden Jokowi usai bertakziah sekaligus menyampaikan belasungkawa secara langsung atas jenazah almarhum di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat, 27 Mei 2022.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt.

“Kita semua adalah milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali. Mari kita berdoa bersama semoga almarhum Buya Syafii Maarif diberikan tempat yang terbaik disisi-Nya dan diampuni segala dosa-dosanya, aamiin ya rabbal alamin,” tandas Presiden Jokowi

Sebagai informasi, Presiden Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 15.05 WIB, dan langsung menunaikan ibadah salat asar berjemaah.

Setelahnya, Presiden melakukan salat jenazah berjemaah dengan imam Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Presiden Jokowi juga mengikuti prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum.

Sebelum kemudian, Presiden Jokowi berpamitan dengan istri almarhum, kemudian turut mengantarkan jenazah keluar masjid menuju mobil jenazah. Setelahnya, Presiden bersama dengan rombongan menuju Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto untuk kembali bertolak ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden saat bertakziah yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Yogyakarta, 27 Mei 2022
KTI/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Related Articles

- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.