Kamis, Mei 30, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Banyuwangi – Seusai libur Lebaran, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Banyuwangi bakal kembali dikebut perbaikannya. Di antaranya sejumlah ruas jalan yang berada di Kecamatan Genteng.

“Beberapa jalur utama dan alternatif di sejumlah kecamatan akan dikebut. Kami targetkan ada 500 kilometer jalan di Banyuwangi yang bisa ditangani pada tahun ini. Di antaranya di Kecamatan Genteng. Kemarin sudah saya cek,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau persiapan perbaikan jalan, Jumat (5/5/2023).

Di Kecamatan Genteng sendiri, di antara jalur yang akan diperbaiki adalah ruas jalan KH. Imam Bahri, Desa Genteng Kulon. Jalan di pertigaan kampus IAI Ibrahimy ke arah barat itu, akan di-hotmix sepanjang 1.368 meter dengan lebar 6,5 meter.

“Hotmix-nya akan sambung hingga jembatan yang sebelumnya telah diperbaiki terlebih dahulu sepanjang 1.806 meter,” imbuh Ipuk.

Tidak hanya di ruas itu saja, pembangunan yang dilakukan secara overlay tersebut juga akan dilanjutkan di ruas jalan KH. Abdul Wahid Hasyim, Desa Genteng Kulon. Jalur yang melintasi RTH Maron ini akan dihotmix secara keseluruhan. Panjangnya mencapai 438 meter dengan lebar sepuluh meter.

“Jika ruas ini sudah diperbaiki, kita berharap dapat mengurai kemacetan di jalur utama Genteng. Kendaraan bisa dialihkan ke utara tanpa perlu melintasi Pasar Genteng,” terang Ipuk.

Plt Kepala Dinas PU CKPP Suyanto Waspotondo menjelaskan pengerjaan jalan poros antar kecamatan akan mulai tahapan overlay atau pelapisan hotmix secara keseluruhan di badan jalan.

“Setelah melalui proses penutupan atau menambal lubang-lubang jalan selesai sebelum lebaran kemarin. Kini, akan memasuki tahap overlay,” kata Yayan, panggilan akrab Suyanto.

Adapun sejumlah ruas jalan lain yang sudah mulai dikerjakan di antaranya Rogojampi – Songgon, Giri – Pesucen, Kembiritan – Tamanagung, Sraten – Tamanagung, Jalan Karangmulyo – Pertigaan Ringintelu Barurejo, Jalan Ibrahimi – Maron Genteng, Jalan Karangdoro – Karangmulyo, Pertigaan Desa Dasri – Karangdoro, Jalan Bomo – Kumendung, Curahjati – Grajagan, Srono – Sumbersari.

Baca Juga:   Selain Jaga Kondusifitas, Babinsa Mamberamo juga Harus Bisa Jadi Guru

“Kita terus bertahap membangun dan memperbaiki jalan. Tentu ini kita lakukan bertahap seiring dengan kemampuan anggaran. Tapi tahun ini saya yakin jumlah ruas jalan yang dibangun dan diperbaiki jauh lebih besar ketimbang sebelumnya karena kalau yang tahun-tahun sebelumnya ada realokasi anggaran untuk pandemi Covid-19,” tambah Ipuk. (*)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.