Kamis, Juni 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM- TULUNGAGUNG | Pondok Pesantren Darunnajah Ngadirogo Kecamatan Sumbergempol Tulungagung akan segera menggelar Pengajian Kubro pada acara Haul Ke-XI Almaghfurlah KH.Jamhadi A’ALA dan Lailatul Ishari NU se Karisidenan Kediri Raya, serta HUT Pertama Media Pers Nasional Kontras Times, pada tanggal 14 Januari 2022, mulai pukul 18.30 Wib s/d selesai.

Dengan Rundown acara sebagaimana berikut:

  • [x] Rabu 12 januari 2022 lailatul ishari se-karesidenan Kediri raya jam 19.00 wib sampe selesai
  • [x] Kamis 13 januari 2022 khotmil quran bi nadhor 05.00 sampai selesai
  • [x] Kamis 13 januari 2022 tahlil kubro jam 18.00 wib sampai selesai
  • [x] Kamis 13 januari 2022 Manaqib syaich abdul qadir jaelani jam 20.00 wib sampai selesai
  • [x] Jumat 14 januari 2022 pengajian akbar oleh KH Marzuki Mustamar Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur

Dalam acara tersebut, KH Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jawa Timur direncakan untuk hadir sebagai tamu kehormatan, sekaligus menjadi penceramah yang diharapkan nantinya bisa menjadi pengobat rindu umat Muslim pada sosok KH Marzuki Mustamar, tokoh NU dan Akademisi yang idealis dan kharismatik tersebut.

KH Marzuki Mustamar juga merupakan tokoh fonomenal NU generasi baru yang mampu menulis kitab , salah satu karyanya adalah “Kitab Al-Muqtatofat Li Ahlil Bidayat”

Gus Fanani Maknun yang akrab di panggil Gus Fanani atau Gus Maknun Pengasuh PP Darunnajah Ngadirogo mengatakan, ” Bahwa dirinya sudah sowan ke – KH Marzuki Mustamar dan beliau insyaallah juga siap hadir”.ujar Gus Maknun.(28/12)

Selain itu Gus Maknun juga meminta, “untuk para pengunjung nantinya, harus mematuhi protokol kesehatan (prokes), hal itu penting karena untuk menjaga kesehatan kita sendiri, juga sudah menjadi Perintah dari negara yang harus dipatuhi”.tandasnya.

Gus Maknun berharap, dengan pemberitaan ini, untuk alumni PP. Darunnajah Ngadirogo Tulungagung yang lama tidak tersambung silaturahmi dapat langsung menghubungi nomor Wassap miliknya

Baca Juga:   Perjuangan dan Pengembaraan Spritual Prof. Dr. Kyai H. Achmad Mudlor, S.H.

“Untuk alumni PP. Darunnajah Ngadirogo Tulungagung, silahkan menghubungi langsung ke nomer Wassap saya Nomor: +886 905 560 495”.ucapnya

Sementara itu M.Fachrudin, Wakil dari Media Pers Kontras Times pada kepanitiaan tersebut, mengungkapkan, “Bahwa acara itu nantinya juga merupakan bagian dari HUT Pertama Media Pers Nasional Kontras Times, yang pada awalnya akan digelar pada 22 Desember 2021, untuk tasyakurannya kita undur menjadi tanggal 14 Januari 2022 bersamaan dengan Haul Ke-XI Almaghfurlah KH.Jamhadi A’ALA dan Lailatul Ishari NU se Karisidenan Kediri Raya”. ujarnya

Baca Juga:   Dasar Hukum, LBH Nusantara Minta Disnakertrans Jatim Cabut Izin P3MI PT PSA Banyuwangi

M.Fachrudin juga menegaskan, “pengunduran HUT Pertama Media Pers Kontras Times dan Menjadi satu dengan Haul Ke-XI Almaghfurlah KH.Jamhadi A’ALA dan Lailatul Ishari NU se Karisidenan Kediri Raya, semata-mata agar bisa mendapat berkah dan memberikan manfaat yang lebih luas untu masyarakat”. pungkasnya.

Sejarah Singkat Pon Pes Darunnajah Ngadirogo

Untuk sejarah PP. Darunnajah Ngadirogo Tulungagung dan sosok tokoh KH.Jamhadi A’ALA, Gus Maknun menceritakan dengan singkat:

1.   Periode Cikal Bakal (1925-1975)
Bermula dari Mbah Mesir Ngadirogo dengan mendirikan PP Ngadirogo Pada tahun 1925 diteruskan K. Imam Mujeni mendirikan Musholla Darunnajah di Dusun Ngadirogo Podorejo Sumbergempol Tulungagung dengan tujuan agar di sekitar tanah tersebut didirikan pesantren, dan kala itu sudah ada beberapa santri yang mukim atau mondok, mereka juga ikut membantu pembangunan Musholla Darunnajah.

2.   Periode Rintisan (1975-2010)
Pada tahun 1975 K.H. Jamhadi a’la dibantu adiknya KH Jamsari mulai mengembangkan pembangunan gedung asrama / kamar pondok di sekitar area mushola Darunnajah, Ide mendirikan pesantren juga didukung oleh Para Pinisepuh dan keluarga.

Alhmdulillah pada periode ini pesantren sudah seperti yang dicita citakan dan mengalami masa kejayaan, banyak santri berdatangan, baik dari warga sekitar maupun dari luar kabupaten bahkan sampai luar pulau seperti dari sumatera, dan pada saat itu santri terbagi menjadi dua, yaitu santri yang mukim dan santri yang tidak mukim alias santri kalong.

Baca Juga:   Banjir Menyapu Daerah Cipinang Melayu Jakarta Timur

Untuk santri yang mukim diasuh oleh KH Jamhadi A’la dan santri kalong di asuh oleh KH Jamsari .

Dan ada lagi santri luar yang tidak mukim akan tetapi mengikuti kegiatan di pondok seperti santri maqom atau ziarah kubur (Musyafir/Peziarah), yang diasuh juga oleh KH Jamhadi A’la

3.   Periode Pembinaan dan Penataan (2010-2022)
Semenjak wafatnya para pendiri dan pengasuh pon pes Darunnajah, belum ada figur pemimpin / kiyai yang mumpuni untuk meneruskan perjuangan para tokoh pendahulu.

Meskipun demikian, “perjuangan tidak boleh surut apalagi berhenti”, kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan dengan dukungan penuh dari para alumni PP Darunnajah Ngadirogo.

Baca Juga:   Kapolres Blitar Kota Pimpin Sertijab Kapolsek Sukorejo

Lebih jauh dari itu keberadaan PP Darunnajah Ngadirogo saat ini hampir tidak pernah sepi, menjadi tempat kegiatan dari macam- macam organisasi mahasiswa, termasuk Pagar Nusa dan juga kegiatan – kegiatan jam’iyah NU.

Ilm

Pustaka Foto HUT Pertama Media Pers Kontras TIMES

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.