Kamis, Juni 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM-HALBAR | Pernyataan Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Barat, Hikler Murary yang menyerukan agar insan jurnalis membekali diri dengan etika jurnalistik, mendapat tanggapan dari akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), M. Nofrizal Amir.

Melalui sambungan telepon, Rabu (19/01/2022), Nofrizal mengatakan, Kabag Prokopim sebaiknya fokus saja pada operasionalisasi kerja-kerja Protokoler dan Komunikasi Pimpinan. Perkara kerja wartawan, biar saja pemimpin redaksi di masing-masing media yang mengaturnya.

“Namun jika Kabag Prokopim merasa ada pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta, ya silahkan layangkan surat keberatan langsung ke redaksi media bersangkutan. Atau, Kabag kan punya hak jawab, silahkan diklarifikasi” ujarnya.

Menurut Nofrizal, pernyataan Kabag Prokopim terkesan bias, ketika menyebutkan ada beberapa wartawan dalam menyampaikan berita, disinyalir tidak sesuai dengan fakta peliputan.

“Saya curiga, pernyataan ini ada hubungannya dengan pemberitaan beberapa hari lalu terkait keberadaan Bupati. Sebab Kabag Prokopim tidak memperjelas wartawan dan media yang mana yang tidak berbasis fakta. Atau apakah Kabag selalu ada dalam setiap peliputan wartawan dan tahu berita wartawan tidak berbasis fakta? Heran Cali sapaan akrabnya.

Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi UMMU ini melanjutkan, Humas harus paham, ada informasi publik yang bisa dikontrol oleh Humas, ada pula yang tak dapat dikontrol.

“Karena ada informasi yang diluar dari kontrol Humas, maka pemetaan publik harus jelas. Wartawan atau pers, itu publik eksternal dari Humas. Konsekuensinya, hubungan baik antara Humas dan pers harus dibangun” tegasnya.

Selain itu menurut Cali, status keberadaan Humas, tentu tidak menginginkan citra Pemda jeblok hanya karena mengurusi masalah rumah tangga media.

“Status pers dan Humas Pemda itu mitra pembangunan, bukan hubungan antara atasan dan bawahan. Makanya, hubungan baik harus terbangun. Selebihnya saya sarankan, agar Humas lebih optimal lagi dalam perannya sebagai corong dan wajah Pemda. Sebab, buruknya Humas, buruk pula citra Pemda”pungkasnya.

Baca Juga:   Webinar Persit Korem 083 BJ, Bahas Soal Gejala Kanker

Raja Man Kaswalat

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.