Kamis, Juni 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Tulungagung- Hujan salah musim berturut-turut beberapa hari yang lalu di Kabupaten Tulungagung membuat petani jagung kalang kabut.

Seperti yang dialami Hewin salah satu petani yang juga beternak Sapi dan Kambing di Dusun Tambak sumber Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, pada 29/10/’22.

“Bisa dibilang Pertani Jagung Wilayah Tulungagung Selatan mengalami gagal panen, padahal menurut kebiasaan bulan Oktober bukan musim penghujan” ujar Hewin.

Lebih lanjut Hewin menjabarkan, akibat jagung gagal panen petani mengalami kerugian sekitar 18 Juta/ Hektare untuk pembelian benih, pupuk dan tenaga kerja.

“Bagaimana tidak rugi, jagung yang gagal panen harus dibuang sebab buah jagung membusuk,” tandas Hewin.

Sementara itu, terkait musibah petani gagal panen jagung, Hewin mengatakan, “belum adanya bantuan dari pemerintah Kabupaten Tulungagung,”. pungkasnya.

BK

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.