Selasa, Agustus 16, 2022

Resah! 26 Tahun Lingkungan Warga Pekauman Tercemar Limbah Pabrik

KONTRASTIMES.COM-BONDOWOSO,Masyarakat terdampak pencemaran lingkungan oleh kegiatan produksi PT. Bonindo Abadi, angkat suara kepada media. Pasalnya, kehidupan sehari-hari para warga Dusun Daringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, terutama terkait tentang ketersediaan air bersih mendapatkan kesulitan.

Hal ini dikarenakan, adanya limbah yang berasal dari pabrik produksi bambu ini, sudah sejak puluhan tahun mencemari lingkungan warga. Lebih parahnya lagi, karena terlalu lama dibiarkan, limbah limbah ini kemudian membaur ke dalam tanah dan membuat sumber-sumber air dan sumur-sumur warga sekitar lokasi berubah warna serta mengeluarkan bau yang menyengat.

Ali Rofini, warga Dusun Daringan yang dimintai keterangan mengaku bahwa keadaan seperti ini sudah dirasakan oleh para warga, sejak 26 tahun lalu.

“Limbah ini sudah ada sejak sekitar 26 tahun lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pria ini mengatakan bahwa keberadaan limbah yang sudah membaur dengan lingkungan ini membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih, dan mengharuskan untuk mengambil air bersih dari dusun sebelah. Selain itu, khususnya pada malam hari ketika limbah-limbah ini secara rutin mengalir dari pabrik, ada bau menyengat yang dirasakan, dan sekali pernah membuat salah seorang warga mengalami sesak nafas.

“Pernah ada warga yang sampe sesak nafas ketika limbahnya sudah dialirkan, biasanya itu ketika malam, jadi kalo pingin tahu aslinya malam hari,” lanjutnya.

Sementara terkait keberadaan pabrik, Ali Rofini menyebut bahwa tidak pernah ada koordinasi yang melibatkan warga, terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Senada dengan yang diungkapkan sebelumnya, Sakmina, melanjutkan bahwa keberadaan limbah yang mencemari lingkungan ini, membuat keberadaan air yang berasal dari sumber maupun sumur, tidak bisa dikonsumsi, dan bahkan tidak bisa untuk mencuci pakaian.

“Jangankan diminum, buat cuci baju gak bisa,” tegas Sakmina.

Pendik Kawentar

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.