Sabtu, Juli 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Halbar- Zulkifli Dade, Kuasa Hukum tersangka perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi jual beli lahan UPTD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Cabang Jailolo, menyebut kliennya, Mantan Kepala UPTD, Ramli Litiloli hanya sebagai pemohon dalam pengadaan lahan tersebut.

Dalam status sebagai pemohon, kata Zulkifli, pihak Kejari Halmahera Barat, harus melihat keterlibatan kliennya pada aspek hukum perdata, bukan pidana.

“Dan penempatan lahannya di mana di mana itu juga wewenangnya Pemda maka dari itu klien kami lagi-lagi sampaikan bahwa surat permohonan sudah dijelaskan dalam BAP,”tutur Zulkifli kepada Kontrastimes.com, Jumat (6/10/2023).

Bahkan status pemohon dalam kajiannya, lanjut Zulkifli, hanya bisa dijadikan sebagai saksi, bukan ditetapkan sebagai tersangka.

“Makanya dijelaskan tadi dan sempat ada perdebatan juga tadi di dalam katanya klien kami yang menunjukkan lokasi itu dan itu tidak benar dan klien kami sudah menjelaskan secara detail,”ujarnya.

“Klien kami hanya sifatnya bermohon maka harus jaksa lebih teliti Telah menggali fakta-fakta, Pemohon sebenarnya tidak bisa dimintai pertanggungjawaban pidana sebelum pihak-pihak lain dalam hal ini dana yang mengalir dimintai pertanggungjawaban pidana terlebih dahulu,”sambung Zulkifli.

Meski begitu, Zulkifli mengaku siap uji materi pembelaan di persidangan kliennya itu. “Kita uji di pengadilan, kami kuasa hukum selalu siap karena klien kami sudah terlanjur sebagai tersangka dan kami juga akan menyiapkan beberapa bukti juga, untuk membela klien kami di persidangan,”katanya.

Untuk itu, Zulkifli juga meminta, agar pihak Kejaksaan jangan mengulur waktu dan memperpanjang masa penahanan.

“Kami kuasa hukum di kedua belah pihak tadi juga sudah berkonfirmasi kami juga meminta pihak Kejaksaan segera mempercepat proses agar klien kami cepat mendapat kepastian hukum,”pungkasnya

Raja Man Kaswalat

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.