Kamis, Mei 30, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Halbar- Pengelolaan dana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sempat diberitakan masuk kategori baik versi penilaian Tim monitoring PT SMI.

Namun informasi tersebut rupanya berbeda dengan relisasi pada salah satu pekerjaan yang dibiayai dana pinjaman itu, yakni proyek pelebaran dan tambal sulam jalan di Kecamatan Jailolo, sebagai pusat Kabupaten Halmahera Barat.

Pasalnya, pantauan Kontrastimes.com, selain bak ombak daratan, jalan di Desa Gamlamo hingga Desa Acango, juga mulai retak dan berlubang. Lubang yang paling besar terdapat di Desa Hatebicara.

Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) PUPR Halmahera Barat, Andi Isa menyatakan, proyek dari Pinjaman PEN tetap diperbaiki pihak Kontraktor jika ditemukan adanya kerusakan, sebab masih dalam tahap pemeliharaan.

Akan tetapi, Andi menjelaskan, bahwa untuk Desa Gamlamo hingga Desa Acango hanya pelebaran jalan yang dibiayai dari pinjaman PEN, terkecuali di Desa Jalan Baru.

“Kecuali Jalan Baru itu bangun baru. Tapi kalau Gamlamo hingga Acango itu cuman pelebaran. Jadi kalau rusak di tengah itu tanggungjawabnya Dinas, karena bukan dari PEN,”katanya.

Ditanya terkait tambal sulam di Depan SPBU Jailolo, Andi mengaku itu masuk dalam pembiayaan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Raja Man Kaswalat

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.