Sabtu, Februari 4, 2023

Setback Opini 3 Periode Para Badut Politik: Presiden Jokowi Bukan Pecundang

KONTRASTIMES.COM- JAKARTA | Rame perbincangan politik Jokowi tiga Periode, mengingatkan kita kembali pada Pernyataan Presiden Jokowi yang dirinya tegas menolak jabatan Presiden Tiga Periode

Seperti dikutip Kontras Times pada (05/04/’22), dalam video yang telah beredar luas dimedia sosial, Presiden Jokowi mengatakan, “Sejak awal sudah saya sampaikan bahwa saya ini produk dari pemilihan langsung, sehingga waktu itu ketika ada keinginan untuk amandemen, apa jawaban saya…”. Ucapnya

“Apa bisa yang namanya amandemen itu hanya dibatasi …….ada yang ngomong Presiden dipilih 3 Periode , itu 1. Ingin menampar muka saya 2. Ingin mencari muka, padahal saya sudah punya muka dan ke-3. Ingin menjerumuskan”. Tegas Presiden Jokowi .(02/12/2019)

Seakan menegaskan pernyataan Presiden Jokowi saat tudingan tiga Periode digulirkan Amin Rais, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa Amien Rais melakukan gerakan manuver murahan dengan melontarkan isu mengenai adanya pembahasan soal masa jabatan presiden menjadi 3 periode.

“Gerakan atau pola menjebak sebaiknya ditinggalkan. Saya yakin beliau (Presiden Joko Widodo) tidak akan terjebak dengan manuver-manuver murahan tersebut,” ujar Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Jakarta pada Senin (Kontras TIMES/15/03/2021)

Dari flashback beberapa pertanyaan Presiden Jokowi diatas, tentu kita dapat kesimpulan tegas dan gamblang bahwa sikap Presiden Jokowi yang menolak tiga periode.

Kalau pun keinginan tiga periode tersebut seakan-akan nantinya diatur seperti keinginan rakyat atau DPR-RI maka jawabannya tetap kembali pada jiwa kepemimpinan Presiden Jokowi yang memegang teguh prinsip ketokohan Jawa “Sabdo Pandita Ratu”, atau sebaliknya menjadi boneka, pecundang dan dipecundangi para badut, yang itu menandai hilangnya “Sabdo Pandita Ratu “, seperti yang Presiden Jokowi sudah Tegaskan:

ada yang ngomong Presiden dipilih 3 Periode , itu:

  1. Ingin menampar muka saya
  2. Ingin mencari muka, padahal saya sudah punya muka dan ke-
  3. Ingin menjerumuskan

LK

Baca Juga:   Rekaman Suara Jenderal Syarif Telepon Presiden Jokowi, Jawab Siapa Musuh Terbesar Kita Saat Ini !

Related Articles

- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.