Kamis, Mei 30, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM- PURWAKARTA | Di Duga merusak Lingkungan Gabungan kementrian lingkungan Hidup kehutanan (KLHK) berhasil sita Puluhan dam truk dan 5 unit Excavator diamankan dari lokasi galian C ilegal di Desa Citapen dan Gunung putri Kec. Sukatani Kab. Purwakarta, Jawa Barat. Pasalnya tanah yg di gali tidak memiliki surat hak kepemilikan atas tanah.

Sekalipun ada surat hak guna usaha (HGU) sudah mati dan tidak dapat di perpanjang.

Haltersebut dapat di katakan pencurian matrial tanah merah dan perusak lingkungkungan sudah wajar jika Tim Gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel Tiga lokasi galian C di wilayah Desa Sukajaya Desa Sukamaju dan Desa Sukatani.Kec.Sukatani Kabupaten Purwakarta, Jabar, karena diduga tak berizin serta merusak lingkungan dan infrastruktur.

“Operasi penindakan ini bermula dari pengaduan masyarakat,” Tegas Sustyo Iriyono, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Tiga lokasi galian C itu berada di Kampung Cilampahan seluas 18,7 hektare dan lahan seluas 13,7 hektare di Kampung Citapen Desa Sukajaya, 17 Hektar Desa Sukatani Kecamatan Sukatani, Kab Purwakarta, Jawa Barat.

Di dua lokasi tim gabungan KLHK juga mengamankan dua orang penanggung jawab lapangan, masing-masing berinisial DS (46) dan MY (35), keduanya merupakan warga Purwakarta.

Selain itu Petugas juga menyita lima unit excavator dan 23 unit dump truk sebagai barang bukti.

Ia menyampaikan, pelaku akan dikenakan pidana yaitu pasal 98 Ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Menurut Sustyo, aktivitas galian C itu menimbulkan kerusakan lingkungan dan membahayakan kehidupan masyarakat setempat. Menindaklanjuti pengaduan masyarakat, Tim Ditjen Gakkum KLHK segera berkoordinasi dengan Brimob Polri, dan Sub Denpom Purwakarta, untuk melakukan penindakan.

Sementara itu, Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani, mengatakan bahwa KLHK tidak akan berhenti menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan hidup, termasuk kejahatan tambang ilegal yang menimbulkan kerusakan lingkungan.

Baca Juga:   Kapolsek Udanawu Pimpin Kegiatan "PAJERU" (Patroli Jelang Sahur ) Polsek Udanawu Di Wilayah Polres Blitar Kota

‚ÄúPenindakan ini harus menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan lainnya. Kita tidak boleh membiarkan pelaku kejahatan tambang ilegal,” tuturnya.

Baca Juga:   Ditresnarkoba Polda Jatim Resmikan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Sidoarjo

Ironisnya Gunung BCA dan Gunung sembung yg terletak di 2 Desa Malang Nengah dan Desa Sukajaya kec Sukatani Purwakarta sudah berjalan puluhan tahun belum disentuh oleh pihak KLHK .hal tersebut menjadi pertanyaan di kalangan Rakyat Purwakarta di duga keras sudah menjadi ajang kongkalingkong.

(Fuljo )

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.