Minggu, Juni 16, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Banyuwangi- Aliansi NGO Banyuwangi Beradab (LBH Nusantara, Pendopo Semar Nusantara dan Kasepuhan Luhur Kedaton), menerima kunjungan silaturahmi dari Petugas TN Alas Purwo yang terdiri dari Sucipto, S. Sos., M. Sc (Polisi Kehutanan), Sri Mekar Dyah Wijayanti, S. Hut., M. Sc (Pengendali Ekosistem Hutan) dan Joko Utami, S. Hut (Penyuluh Kehutanan), bertempat di Kantor Pendopo Semar Nusantara Desa Tampu Kecamatan Cluring, pada 04 Maret 2023.

Dalam pertemuan perdana, setelah Aliansi NGO Banyuwangi Beradab mengirimkan surat protes dengan adanya betonisasi dan Hotelisasi di Pantai Plengkung TN Alas Purwo.

Kedua belah pihak, yakni TN Alas Purwo dan Aliansi NGO Banyuwangi Beradab sepakat untuk menyamakan persepsi dan tujuan, khususnya dalam hal ikut mengawasi dan menjaga kelestarian Alam Rimba TN Alas Purwo dari berbagai ancaman, perusakan dan perubahan fungsi hutan.

Tentunya dengan tetap berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku, serta berbagai Kearifan masyarakat yang melekat di TN Alas Purwo.

Diantara beberapa persoalan yang didiskusikan adalah menyangkut Betonisasi di kawasan Pantai Pelengkung (G-Land).

Menurut penjelasan ketiganya selaku Petugas di TN Alas Purwo mengungkapkan, adanya pembangunan Betonisasi berupa jembatan, tanggul dan lain-lain, merupakan bagian dari proyek untuk menyambut tamu pada Event lomba selancar internasional World Surf League (WSL) tahun 2022.

“Kerjasama yang diinisiasi kemen PUPR utk mendukung WSL, sebab dana pembangunan sepenuhnya dari Kementerian PUPR Jakarta, kalau dari TN Alas Purwo sendiri tidak ada anggaran untuk itu,” ujar Sucipto.(03/03/’23).

Lebih lanjut, direncanakan pertemuan kedua sekaligus meninjau lokasi Pantai Pelengkung TN Alas Purwo yang dijadwalkan pada hari Senin 06 Maret 2022.

Sementara itu, Presiden LBH Nusantara MH Imam Ghozali, menegaskan bahwa Aliansi NGO Banyuwangi Beradab akan berusaha fleksibel sejauh tidak bertentang dengan aturan yang ada.

“Dan tadi kita juga sudah berdikusi panjang lebar yang hasilnya nanti akan kita publikasikan setelah kita sama meninjau Kawasan Pantai Plengkung, sekalian rekreasi,” tandasnya.

Baca Juga:   Ketua DPRD Dan Kakanmenag Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Sarana Manasik Haji Jabal Nur

“Melihat pembangunan yang terjadi saat ini di pantai Pelengkung, kami menilai sudah mengarah pada sesuatu yang menghawatirkan untuk Kelestarian Alam Rimba,” ucapnya.

Baca Juga:   TNI-POLRI Laksanakan Simulasi Rangkaian Pengawalan VVIP Tamu Negara G20

” Termasuk menjadi Pertanyaannya Event WSL sudah selesai tahun 2022, tapi beberapa proyek betonisasi kok saat ini justru masih jalan, ini aneh apalagi proyeknya dari Kementerian PUPR,”. Pungkas Presiden LBH Nusantara MH Imam Ghozali.

Untuk diketahui, dari informasi yang dirangkum awak media Kontras Times, seperti halnya pembangunan jalan aspal menuju TN Alas Purwo tahun 2018, pembangunan Betonisasi di Pantai Plengkung TN Alas Purwo, juga tidak lepas dari peranan Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia.

Desi Dwan

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.