Senin, November 29, 2021

Tercatut Teroris MUI Akan Dibubarkan, Mahfud MD Bilang Begini !

KONTRAS TIMES.COM- JAKARTA | Desakan masyarakat untuk pembubaran Lembaga Majlis Ulama Indonesia (MUI) kembali mencuat, usai Densun 88 anti teror mabes polri menangkap tiga terduga teroris yang diantaranya ternyata merupakan pengurus aktif MUI

Tiga terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, ditangkap pada Kamis 16 November 2021 dini hari, Tiga terduga teroris yang ditangkap yakni Ahmad Zain An Najah, Anung Al Hamat dan Farid Okbah.

Belakangan diketahui, Ahmad Zain An Najah ternyata anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bukan hanya itu di MUI dia punya posisi mentereng, polisi menduga, Ahmad Zain An Najah merupakan Dewan Syuro Jamaah Islamiyah dan Ketua Dewan Syariah LAZ BM Abdurrahma Bin Auf.

Baca Juga:   Gelar FGD, Polri Paparkan Prinsip Pemolisian Di Tengah Pandemi Covid-19

Menanggapi polimik tersebut, Menkopolhukam Mahfud Md menjelaskan, “Terkait dengan penangkapan 3 terduga teroris yg melibatkan oknum MUI mari Jangan Bepikir bhw MUI Perlu Dibubarkan dan Jangan memprovokasi memgatakan bahwa Pemerintah via Densus 88 Menyerang MUI, Itu semua provokasi yang bersumber dari khayalan, bkn dari pemahaman atas petistiwa.tulis Mahfud MD lewat akun Twitternya

Baca Juga:   Polda Jatim Berikan Beasiswa Sekaligus Pengangkatan Orang Tua Qsuh Kepada 7.044 Anak Korban Bencana Covid

Menurut Mahfud MD, “Kedudukan MUI itu sudah sangat kokoh karera sudah disebut di dalam beberapa peraturan per-undang2-an. Misalnya didalam UU No. 33 Thn 2014 ttg Jaminan Produk Halal (Psl 1.7 dan Psl 7.c). Jg di Psl 32 (2) UU UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Posisi MUI kuat tak bs sembarang dibubarkan.” Tandasnya

Baca Juga:   Revitalisasi Museum Polri, Kapolri: Ukir Prestasi yang Baik untuk Mengisi Lembaran Putih Sejarah

Lebih jauh Mahfud menyebut, “Pun penangkapan oknum MUI sebagai tetduga teroris, “jangan diartikan aparat menyerang wibawa MUI”. Teroris bs ditangkap di manapun: di hutan, mall, rumah, gereja, masjid, dll. Kalau aparat diam dan terjadi sesuatu bs dituding kecolongan. Akan ada proses hukum dan pembuktian scr terbuka”.tukasnya

Baca Juga:   Menkes Budi Gunadi: Vaksinasi Tenaga Kesehatan Tembus Satu Juta Dari Target 1,48 Juta

Sementara itu salah satu netizen @rentama, menimpali cuitan Mahfud MD dengan mengatak “Kalau tidak boleh bilang bubarkan MUI, ya benahi MUI dong Pak. Bersihkan MUI dari oknum-oknum ustad radikal yg justru menjadi motor, agen & pendukung teroris yg ingin mengganti Indonesia ideologi lain”.

Baca Juga:   Barikade Gus Dur Ngudi Ngelmu lan Ngalap Berkah Bulan Ramadhan di Pesantren Luhur

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan tak menutup kemungkinan Densus 88 akan melakukan serangkaian penangkapan kembali.

Baca Juga:   Pembatasan Aktivitas Masyarakat Bikin Tak Nyaman, Kapori: Ini Untuk Menjaga Keselamatan Rakyat

“Tentu tindak lanjutnya adalah Densus akan melakukan pengembangan, pendalaman juga akan melakukan penggeledahan, mencari bukti-bukti lain atau keterlibatan yang lain untuk diproses,” kata Ramadhan kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).

Menurut Ramadhan, serangkaian penangkapan ini dikatakan sebagai upaya pencegahan terhadap aksi teror. Menurutnya upaya tersebut tak akan berhenti.

“Demi menjaga ancaman terorisme di Indonesia,” pungkasnya.

Ilm

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.