Senin, November 29, 2021

Terjaring UU Darurat, Polda Metro Jaya Tahan 15 Anggota PP Terlibat Pengeroyokan Pamen Polri

KONTRAS TIMES.COM- JAKARTA | Aksi penyampaian pendapat di depan gedung DPR/ MPR RI pada Kamis ( 25/11 ) yang dilakukan ratusan anggota ormas PP berujung ricuh.

Salah satu anggota kepolisian yang mengamankan aksi mendapat perlakuan kasar dari sebagian peserta aksi dalam orasinya di depan massa aksi, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengky Haryadi menegaskan.

” Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini segera menyerahkan, Jangan aksi rekan dinodai dengan kegiatan yang justru melawan hukum. Kami yang melayani rekan-rekan, mengamankan, justru dipukuli, dikeroyok. Apakah ini tujuan kalian datang kemari?” kata Hengki lagi.

Hengki mengatakan akan menindak tegas pelaku pengeroyokan terhadap perwira polisi.

“Anggota kami luka-luka, apakah kami tadi keras sama Anda? Atau menghalangi kegiatan Saudara? Saya minta tadi saksi yang melihat menyerahkan, hukum harus ditegakkan. Saya sebagai penanggung jawab wilayah keamanan, di depan DPR ini jujur saja saya miris. Saya bersahabat dengan ketua Pemuda Pancasila Jakpus, tapi justru anggota kami dianiaya oleh rekan-rekan sendiri. Saya minta diserahkan atau kami kejar,” tegas Hengki lagi.

Baca Juga:   Pesta Demokrasi Indonesia Untuk Priode masa Jabatan: Pilpres, Pileg, dan Pilkada Akhir di 2024
Baca Juga:   Bos The Nine Kembali Terancam Pidana, Dua Laporan Baru Masuk "Jangan Ada Kong Kalikong"

Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo juga membenarkan ada polisi dikeroyok massa demo di DPR. “Iya, benar,” ujar Sambodo, pada Kamis, 25 November 2021.

Dari informasi yang diterima awak media, korban pengeroyokan tersebut adalah Kepala Bagian Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Dermawan Karosekali, peristiwa penganiayaan itu terjadi saat Dermawan tengah mengamankan jalannya demonstrasi ormas PP di depan Gedung DPR pada Kamis siang.

Saat ini, Polda Metro Jaya sudah menetapkan 15 tersangka dan selanjutnya melakukan penahanan, mamun belum dijelaskan nama-nama anggota PP siapa saja yang ditahan.

“Dalam kegiatan demo tadi, kita amankan 15 orang tersangka. Sudah ditetapkan tersangka, sudah diperiksa tadi di awal,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga:   Kisah Tragis Komandan Pasukan Pintu Angin Teroris KKB Lesmin Waker Ahirnya Tewas

Zulpan mengatakan, dari pemeriksaan awal, 15 anggota Pemuda Pancasila itu ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam saat mendemo Junimart Girsang di DPR. Dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, jelas dituangkan larangan membawa benda terlarang saat demonstrasi, mereka juga dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1959 ancama hukuman 10 tahun penjara

Baca Juga:   Polda Metro Terus Dalami Kasus Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel

Sebelumnya, karena aksi semakin brutal, Pukul 16.20 Wib, 22 orang massa Pemuda Pancasila (PP) diamankan oleh pihak kepolisian dibawa Kepolda Metro Jaya, terkait insiden demonstrasi di depan gedung DPR RI yang berujung rusuh sbb :

  1. Nama : MYS
  2. Nama : MSD
  3. Nama : MTA
  4. Nama: WW
  5. Nama : DS
  6. Nama : RST
  7. Nama : RS
  8. Nama : SHD
  9. Nama : JT
  10. Nama : BB
  11. Nama : HAA
  12. Nama : JF
  13. Nama : FA
  14. Nama : TWF
  15. Nama : MI
  16. Nama : IS
  17. Nama : CR
  18. Nama : TF
  19. Nama : FAH
  20. Nama : RT
  21. Nama : FA
  22. Nama : WD
Baca Juga:   Polda Metro Terus Dalami Kasus Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Jaksel

Selengkapnya, tonton dalam video ini.

Baca Juga:   Pesta Demokrasi Indonesia Untuk Priode masa Jabatan: Pilpres, Pileg, dan Pilkada Akhir di 2024

Ade

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.