Selasa, Mei 28, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

KONTRASTIMES.COM- SURABAYA | Tiga pilar Kecamatan Bubutan gencarkan operasi yustisi protokol kesehatan menjelang Natal dan tahun baru.

Patroli Yustisi ini dengan sasaran terhadap pelaku usaha makanan, cafe, tempat hiburan malam, serta tempat perbelanjaan, Kamis (23/12/2021) malam.

Sebanyak 24 personel gabungan tiga pilar saat ini diterjunkan di sepanjang ruas Jl Pasar Besar, Jl. Dupak, Jl. Demak, Jl. Kalibutuh dan Jl. Kranggan melaksanakan untuk patroli penegakan protokol kesehatan masyarakat

Danramil 0830/04 Bubutan menjelaskan, bahwa Operasi Yustisi ini bertujuan agar masyarakat lebih disiplin dan mematuhi prokes menjelang perayaan Natal dan tahun baru guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Operasi Yustisi terus digencarkan, kita dorong semua Stakeholder terkait terus lakukan ini agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak terjadi peningkatan terpapar Covid-19 pasca libur Nataru”, jelasnya.

Dandim Surabaya Utara Kolonel Inf Sriyono ditempat terpisah juga menuturkan, Dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru dikhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus positif covid-19, karenanya kita menekankan ke Koramil jajaran sedapatnya mempercepat vaksinasi dan menggencarkan operasi Yustisi, memberikan himbauan serta sosialisasi untuk tidak melakukan kegiatan aktifitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan tetap ketat disiplin menerapkan Protokol kesehatan.

“Bagi masyarakat atau pengelola tempat usaha yang tidak patuh akan diberi himbauan, teguran dan sanksi, kami harap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat mentaati peraturan tentang batasan jam operasional dan PPKM berdasarkan level daerahnya masing-masing juga sebagaimana yang tertera dalam Instruksi Gubernur terkait pengendalian penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Reporter : Yanti

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.