Sabtu, April 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Kyoto, —Pemerintah bergerak cepat dalam upaya membumikan ekonomi syariah, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga ke manca negara.

Hal ini dibuktikan dengan telah ditandatanganinya Letter of Intent (LoI) antara Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Kyoto University terkait pembangunan Center for Islamic Area Studies, di Symposium Hall, Kyoto University, Kyoto, Jepang, Rabu (08/03/2023). 

Usai menyaksikan penandatanganan LoI tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin didampingi Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dan seluruh delegasi yang menyertai, kembali ke tanah air, Kamis (09/03/2023).

Wapres dan rombongan dilepas oleh Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Konsul Jenderal RI Osaka Diana Emilla Sari Sutikno, dan Atase Pertahanan RI di Tokyo Kol. (AF) Andi Bur Abadi. Menggunakan pesawat Garuda Airbus A330, Wapres lepas landas dari Bandara Kansai, Osaka, Jepang, pukul 10.30 Waktu Setempat, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Indonesia. Wapres diperkirakan tiba di Jakarta sekitar pukul 16.20 WIB.

Penandatanganan LoI antara KNEKS dan Kyoto University, menjadi gong dari seluruh rangkaian kegiatan Wapres selama lawatan ke Osaka dan Kyoto. 

Sebelumnya, berbagai agenda terkait ekonomi syariah termasuk industri halal telah dilakukan Wapres selama lawatan di Negeri Sakura ini, di antaranya bertemu dengan Chairman Ezaki Glico, meresmikan Masjid Istiqlal Osaka (MIO) dan MIO halal market, dialog dengan pelaku usaha industri halal di Jepang, bertemu dengan Gubernur Kyoto, bertemu dengan President University, serta menyaksikan penandatanganan LoI antara KNEKS dan Kyoto University. 

Sebagaimana yang disampaikan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, bahwa dalam setiap lawatan ke luar negeri, Wapres selalu mengangkat isu ekonomi dan keuangan syariah, termasuk membangun jaringan ekosistem halal.

“Wakil Presiden ini adalah tokoh yang dikenal secara nasional bahkan internasional sebagai tokoh yang menggagas tentang industri halal dan tokoh ekonomi syariah. Jadi dalam berbagai kesempatan Wapres sebagai tokoh yang dikenal di  bidang itu, selalu dalam setiap kunjungannya ke berbagai negara digunakan untuk kepentingan jaringan hub halal dunia,” jelasnya usai pertemuan Wapres dengan Chairman Ezaki Glico, di Imperial Hotel, Osaka, Senin (06/03/2023).

Baca Juga:   Presiden Sebut Abdullah Azwar Anas Miliki Rekam Jejak Jelas dan Banyak Inovasi
Baca Juga:   Wapres Tegaskan Peran Strategis Media sebagai Penyalur dan Penyaji Gagasan Dalam Menghadapi Tantangan Global

Patut diketahui, Jepang bukanlah negara pertama yang dikunjungi Wapres dalam misi pengembangan ekonomi syariah. Sebelumnya, Wapres juga telah berkunjung ke Singapura, Persatuan Emirat Arab dan Mesir dengan membawa misi yang sama. Bahkan di negara Jepang sendiri, sebelum Osaka dan Kyoto, Wapres telah membangun jejaring ekonomi syariah di Tokyo, yakni ketika bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida pada saat menghadiri pemakaman PM Shinzo Abe beberapa waktu lalu. 

Selain Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, mendampingi Wapres dalam lawatan ke Jepang ini, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Staf Khusus Wapres Masykuri Abdillah, Masduki Baidlowi, dan Zumrotul Mukaffa,Tim Ahli Wapres Farhat Brachma, serta Plt. Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah Taufik Hidayat (SK/RJP-BPMI, Setwapres)

Sumber: RI-2 Setwapres-RN

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.