Selasa, Juni 25, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Tulungagung– Sejumlah nasabah BRI di Kabupaten Tulungagung mendatangi kantor BRI Cabang Tulungagung, pada Senin (12/06/2023) siang.

Kedatangan mereka tak lain adalah ingin menanyakan terkait uang yang disimpan di rekening mereka tiba – tiba hilang.

Aldino Putra Arika Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Cabang Tulungagung yang mendampingi para nasabah tersebut menjelaskan, ada beberapa warga yang merasa uangnya hilang di rekening BRI diantaranya adalah H. Mugiono kehilangan sebesar Rp 189 juta, Erni Rp 10 juta dan Nanang Rp 75 Juta serta Sumarni yang juga kehilangan Rp 75 juta rupiah. Untuk itu menurut Aldino, mereka datang ke kantor BRI cabang Tulungagung untuk mempertanyakan keberadaan uang mereka, karena selama ini tidak ada kejelasan dari BRI terkait hilangnya uang mereka tersebut.


“Yang jelas mereka ini menginginkan uangnya bisa kembali, untuk itu BRI harus mempertanggung jawabkannya, karena mereka tidak merasa bertransaksi akan tetapi uang di rekeningnya hilang,” ujarnya.

Dan pihaknya meyakini, masih banyak nasabah lain yang mengalami hal yang sama, sebab saat aksi ini ada nasabah – nasabah lain yang datang dan bergabung dengan aksi ini. Lebih lanjut Aldino mengatakan, sebagian besar dari nasabah yang melapor ini merupakan nasabah yang kehilangan uangnya melalui transaksi digital, namun ada juga yang kehilangan uangnya karena masalah lain yaitu terkait uang setoran pinjaman yang dibayarkan ke salah satu oknum pegawai BRI tapi tidak diakui oleh pihak BRI karena oknum pegawai tersebut saat ini menjalani hukuman.

“Ada yang transaksi digital, ada juga yang transaksi bayar pinjaman,” jelasnya.

Sementara itu Nuraini istri Mugiono mengaku kehilangan uang di rekening atas nama suaminya melalui transaksi elektronik, padahal dirinya sudah menutup aplikasi MBanking miliknya karena ada permasalahan hingga tiga kali, namun ternyata masih ada transaksi yang tidak ia ketahui. Dirinya mengetahui hal itu dari hasil print out rekeningnya tercatat mulai 29 April 2023 sampai 29 Mei 2023 uang sebanyak Rp 189 juta di rekeningnya lenyap. “Terus terang hasil mediasi ini tadi saya kurang puas karena saya diminta untuk kembali lagi kesini hari Jumat nanti. Untuk itu saya minta tolong kepada pihak BRI agar bisa lebih profesional sehingga bisa mengusut tuntas kemana aliran uang di rekeningnya selama ini, kalau ada permasalahan di internal segera diselesaikan secara prosedural karena kami menginginkan uang saya kembali lagi,” ungkapnya.

Baca Juga:   Presiden Tinjau Sodetan Akses Jalan Menuju Ibu Kota Negara yang Baru
Baca Juga:   Presiden Tinjau Sodetan Akses Jalan Menuju Ibu Kota Negara yang Baru

Hal yang sama dituturkan oleh Sumarni yang mengaku kemungkinan ia juga kehilangan uang setoran pinjamannya sebanyak Rp 75 juta, dan saat dirinya menanyakannya ke kantor BRI Cabang Tulungagung diminta untuk menghubungi Bandi yang tak lain adalah pegawai Kantor Cabang BRI yang saat ini sedang menjalani hukuman. “Saya percaya pada pak Bandi karena ia selaku AO dan saya menyerahkan setoran pinjaman ke pak Bandi ya dikantor ini juga di lantai atas, namun saya tetap ditagih oleh petugas lainnya dan tadi pihak BRI menjawab jika pak Bandi saat ini sudah menjalani hukuman,” tuturnya.

Untuk diketahui, dari pantauan awak media, sejumlah nasabah BRI yang merasa dirugikan karena uang direkeningnya hilang didampingi oleh salah satu Ormas. Mereka ditemui langsung oleh Kepala Kancab BRI Tulungagung dan perwakilan dari Kantor Wilayah yang membawahi BRI Tulungagung untuk mediasi dengan pengamanan yang ketat dari petugas kepolisian Hingga berita ini tayang, pihak BRI Tulungagung belum berhasil dikonfirmasi oleh awak media.

Penulis : M. Afiq Alfian
Editor : Merpati Putih

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.