Sabtu, Februari 4, 2023

Umur 86 Bu Satriya Tidur Beralas Tumpuan Sampah

KONTRASTIMES.COM-Usianya sudah sangat tua, hidupnya sebatang kara, kondisinya sakit-sakitan, tempat tinggalnya dipenuhi sampah-sampah yang dikumpulkannya untuk kemudian dijual demi sesuap nasi untuk menyambung hidupnya.
Bukan hanya tergambar dalam suatu kisah yang dikisahkan di dongeng Negeri Di Ujung Tandus, namun juga terjadi di Negeri Pertiwi.

B. Satriyah, seorang warga Desa Kembang, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, yang usianya sudah mencapai 83 tahun mengalami hal itu. Badannya sudah terlihat lemas sambil sesekali menghirup udara yang tertahan oleh flu, wanita ini menceritakan kehidupannya yang miris kepada para wartawan yang datang ke kediamannya Rabu, (10/2/21). Rumahnya pun sudah tak layak huni, setumpuk tampah terlihat berserakan. Pantas saja jika kondisinya kurang sehat.

Ternyata, sampah-sampah ini dikumpulkan oleh B. Satriya yang kemudian jika sudah terkumpul cukup banyak akan dijual kepada tempat penjualannya.

Kegiatan sehari-hari B. Satriya memang mengumpulkan sampah-sampah ini, demi menyambung kehidupannya. Karena walaupun jelas-jelas layak mendapat bantuan, ternyata hanya sekali beliau mengaku mendapatkan bantuan tersebut, dan kemudian tidak pernah lagi.

“pernah sekali dapat bantuan, setelah itu tidak lagi, (red)” tuturnya dengan menggunakan bahasa madura.

Lebih lanjut, ketika ditanya terkait apakah pernah dikunjungi atau ditinjau oleh kepala desa setempat, wanita 83 tahun ini mengaku tidak pernah. Hal itu pun dikeluhkannya lantaran masih merasa bahwa dirinya masih merupakan rakyatnya sendiri. Hingga sekarang, dia pun mengaku bahwa tidak ada satupun kartu sosial yang dimilikinya seperti KIS, KKS,dan lain semacamnya.

Sehingga walaupun tubuhnya sudah tidak sehat, kehidupannya pun masih digantungkan pada pendapatannya dalam mencari sampah daur ulang, yang ketika dijual disebut bisa mendapat uang senilai 30-40 ribu rupiah.

“Sampah ini dijual kemudian dapat 30 ribu, 40 ribu, mau kerja apa lagi sudah tidak terlalu sehat (red),” pungkasnya.kepada para wartawan.

Pendik Kawentar

Related Articles

- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.