Kamis, Juni 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Jayapura -;Kerukunan umat beragama menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua.

Hal tersebut perlu didukung dengan berbagai upaya, baik dengan membangun kemanusiaan, maupun menciptakan kedamaian dan keadilan bagi masyarakat Papua.

Untuk itu, diperlukan peran tokoh agama yang tergabung dalam Persekutuan Gereja-gereja Papua (PGPP) Provinsi Papua dan Papua Barat untuk mengembangkan pendekatan secara holistik dalam meningkatkan kerukunan umat beragama di Papua.

 “Saya mengajak PGGP, sebagai wadah denominasi gereja-gereja di Tanah Papua, untuk terus mengembangkan pendekatan yang lebih holistik, sesuai dengan panggilan gereja dalam pembangunan kemanusiaan, keadilan, kedamaian, dan keutuhan ciptaan di Tanah Papua,” ujar Wapres saat bertemu dengan PGGP Provinsi Papua dan Papua Barat, serta Pengurus Papua Christian Center (PCC), di Aula Lantai 8 Gedung Keuangan Negara, Jl. Ahmad Yani No. 8 Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (29/11/2022).

Wapres mengakui bahwa pemerintah tidak dapat  bekerja sendiri dalam meningkatkan kerukunan umat beragama, sehingga peran gereja dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sangat penting dalam menjaga stabilitas dan menjaga kerukunan bangsa.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, tidak mungkin. Pemerintah membutuhkan dukungan, kerja sama dan kolaborasi pelayanan dengan gereja,” ujarnya.

Lebih jauh, Wapres mengungkapkan pada 29 November 2022 menjadi hari bersejarah umat kristiani di Papua, dengan didirikannya PCC. PCC diharapkan dapat mengambil peran menjembatani para pemangku kepentingan, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam penyusunan rencana dan eksekusi program di Tanah Papua.

“Saya kira peran ini sangat strategis ya, di samping menjembatani pemerintah, mitra pemerintah, juga menjembatani yang masih harus disatukan, visinya, langkahnya, pikirannya ini untuk Papua yang sejahtera, Papua yang damai, Papua yang sehat, dan Papua yang pintar,” jelas Wapres.

Selain itu, Wapres juga berharap, pembangunan Papua dapat didorong melalui kerja sama dan kolaborasi antara PGPP dan PCC.

Baca Juga:   Selesai Tunaikan Ibadah Haji, Wapres dan Ibu Hj. Wury Kembali Tiba di Tanah Air

“Saya sangat mengharapkan sentuhan pemikiran dan langkah dari PGGP melalui PCC, untuk bergandengan tangan dalam mengawal terobosan pembangunan Papua ini,” pesan Wapres.

Baca Juga:   Ini Langkah Tanggap Pemkab Purwakarta Berantas Penyakit Antrak

Menutup pertemuan, Wapres memberikan ucapan selamat atas didirikannya PCC dan lembaga-lembaga yang turut mendukung kesejahteraan Papua.

“Selamat dan sukses atas berdirinya PCC, pembangunan gereja baru GIDI El-Roy, dan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas GIDI El-Roy di Kampung Asei Kecil, Sentani Timur,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pengurus PGGP Provinsi Papua dan Papua Barat,  para anggota FKUB, dan para Pengurus PCC.

Sementara Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wapres, Ahmad Erani Yustika; Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Muhammad Imam Aziz, dan Robikin Emhas; serta Tim Ahli Wapres Nurdin Tampubolon dan Johan Tedja Surya.

Sumber: Setwapres-Rusmin

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.