Minggu, Maret 3, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Yogyakarta, – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dan Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin menyambangi Kagungan Dalem (KD) Bangsal Sewatama, Pura Pakualaman, Jl. Masjid No. 46, Gunungketur, Pakualaman, Yogyakarta, Selasa malam (09/01/2024).

Kehadiran Wapres dan Ibu Wury di Pura Pakualaman ini adalah untuk menyampaikan ucapan selamat dan mendoakan pernikahan Bendara Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Kuntonugroho, Putra Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X dan Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam X.

Selain BPH Kusumo Kuntonugroho, KGPAA Paku Alam X dan GKBRAA Paku Alam X, tampak menyambut kehadiran Wapres dan Ibu Wury di Bangsal Sewatama, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Usai menyampaikan ucapan selamat dan mendoakan kesuksesan acara akad nikah dan resepsi yang akan digelar esok hari atau Rabu (10/01/2024), Wapres dan Ibu Wury kemudian beranjak meninggalkan Pura Pakualaman.

Sebagaimana diketahui, Kadipaten Pakualaman Yogyakarta saat ini tengah menggelar hajatan besar yakni Dhaup Ageng (upacara pernikahan agung) BPH Kusumo Kuntonugroho, Putra Bungsu KGPAA Paku Alam X yang akan mempersunting dr. Laily Annisa Kusumastuti, Putri dr. Tri Prabowo dan dr. Wijayatun Handrimastuti (Almh).

Rangkaian acara Dhaup Ageng ini telah dimulai sejak 7 Januari dan akan berlangsung selama 5 hari hingga 11 Januari 2024 mendatang. Berbagai prosesi adat Jawa khas keraton Yogyakarta, mulai dari lamaran, majang dan pasang tarub, nyantri, siraman, tantingan, midodareni, akad nikah, resepsi, hingga pamitan digelar tahap demi tahap secara meriah.

Malam ini sejak pukul 18.00 WIB, tengah digelar acara Midodareni Kakung (midodareni mempelai pria) dan Tantingan di KD Parangkarso, Pura Pakualaman. Midodareni sendiri berasal dari kata ‘bidadari’. Pada malam tersebut, dipercaya bahwa para bidadari turun dari kayangan dan membantu memperelok paras calon pengantin. Sementara Tantingan berasal dari kata ‘tanting’ yang artinya bertanya tentang kemantapan hati. Sehingga, Tantingan berarti prosesi pemanggilan para calon mempelai oleh orang tua masing-masing untuk ditanya kemantapan hatinya. Menurut informasi, Tantingan untuk kedua mempelai dilakukan pada jam yang sama, tetapi di tempat yang berbeda.

Baca Juga:   Wujudkan Banyuwangi Zona Integritas WBK dan WBBM, Kejari Pimpin Pemusnahan Semua Barang Bukti TP
Baca Juga:   Jaksa Agung RI: Mengangkat Marwah Kejaksaan Membangun Adhyaksa Yang Modern

Adapun acara inti Dhaup Ageng, yang meliputi ijab qabul, panggih, sungkeman, dan resepsi hari pertama akan dilaksanakan pada Rabu, 10 Januari 2024. Upacara Ijab qabul sendiri menurut rencana akan dilakukan di KD Masjid Agung Pakualaman pada pukul 08.30 WIB. Selanjutnya, pada pukul 10.30 WIB akan dilaksanakan upacara panggih di tratag KD Bangsal Sewatama. Sedangkan, pada pukul 11.00 WIB akan dilaksanakan sungkeman di KD Ageng Prabasuyasa yang dilanjutkan dengan acara resepsi di KD Bangsal Sewatama mulai pukul 12.00 WIB.

Wapres dan Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin seyogyanya akan menghadiri acara respsi pada hari pertama. Namun urung, karena terdapat tugas kenegaraan mendadak yang tidak dapat ditinggalkan. Wapres lantas kembali ke Jakarta pada Rabu pagi, sebelum acara resepsi berlangsung. Oleh sebab itu, agar tidak kehilangan momentum, Wapres mengucapkan selamat kepada BPH Kusumo Kuntonugroho tepat saat acara Malam Midodareni. (EP/DMA-BPMI Setwapres/***)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.