Minggu, Maret 3, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Jakarta,- Di tengah dinamika global yang kian bertambah tinggi, tidak ada individu ataupun entitas yang dapat terbebas sepenuhnya dari risiko. Perlambatan ekonomi, peperangan, ancaman krisis kesehatan, hingga krisis iklim dan bencana alam di berbagai belahan dunia memunculkan risiko yang kian kompleks dan mesti dimitigasi.

Disinilah eksistensi dari industri asuransi. Industri ini sejatinya berpijak pada fakta adanya beragam risiko yang harus dikelola secara bijak. Asuransi hadir sebagai instrumen agar individu dan entitas dapat mengelola atau mentransfer sebagian risikonya ke perusahaan asuransi.

“Oleh karena itu, industri asuransi merupakan bisnis kepercayaan yang keberadaannya sangat esensial, baik bagi keberlangsungan dan perlindungan risiko individu, maupun entitas bisnis di mana pun,” tutur Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam sambutannya saat meresmikan PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah), di Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis (16/11/2023).

Ia menambahkan, hal tersebut juga berlaku bagi asuransi syariah. Sebagai bagian dari industri asuransi, jelas Wapres, asuransi syariah membawa kemaslahatan besar bagi umat karena pengelolaan risikonya dibangun di atas prinsip kebersamaan sesuai dengan nilai-nilai syariah.

“Prinsip keadilan dan keberlanjutan, serta distribusi risiko dan keuntungan yang relatif berimbang, juga merupakan keunggulan kompetitif asuransi syariah yang mesti ditonjolkan,” pintanya.

Wapres pun mengingatkan, pentingnya mendorong tingkat literasi masyarakat terhadap asuransi syariah.

“Harapannya, seiring dengan meningkatnya pemahaman akan prinsip-prinsip serta pentingnya proteksi asuransi, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan produk asuransi, utamanya asuransi syariah, juga semakin meningkat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dilansir dari rilis pers Allianz, perusahaan asuransi terkemuka global ini mendirikan Allianz Syariah sebagai komitmennya untuk berfokus pada bisnis asuransi syariah dan terus berpartisipasi mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Adapun prinsip yang diusung oleh entitas baru ini adalah “Kebaikan yang Menguatkan”. Pengalaman Allianz Indonesia sendiri dalam menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui unit usaha syariahnya telah dimulai sejak 2006.

Baca Juga:   Sebarkan Literasi Antikorupsi, KPK Resmikan KPK Corner di Kampus IPB

Dalam acara ini, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Mohamad Nasir, dan Masykuri Abdillah, serta Tim Ahli Wapres Johan Tedja Surya Farhat Brachma. (RR/AS, BPMI – Setwapres)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.