Selasa, April 16, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Makassar,- Untuk mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen halal terkemuka di dunia pada 2024 dan menyongsong Indonesia Emas 2045, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk KNEKS untuk bergerak lebih cepat mewujudkan visi ini.

“Jadi tidak bergerak biasa-biasa saja tetapi bergerak lebih cepat untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia di 2024,” pinta Wapres dalam sambutannya di Universitas Muslim Indonesia  Makasar, Sabtu siang (3/12/2022).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, salah satu cara untuk mengakselerasi perwujudan visi ini adalah dengan mempercepat proses pembuatan  sertifikasi halal bagi para pelaku usaha.

“Saya berpesan, pertama, percepat sertifikasi halal supaya difasilitasi,” imbuh Wapres.

Kedua, Wapres pun menegaskan perlunya peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah bagi masyarakat. 

“Saya minta UMI bersama IAEI, dan  bersama MES, literasi kita masih 16 persen ya, masih kecil sekali dan perbanyak inovasi dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang hebat,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga menekankan bahwa seluruh upaya tersebut di atas memerlukan peran vital dari perguruan tinggi untuk mengawal pelaksanaannya, termasuk Universitas Muslim Indonesia, dan juga perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. 

“Saya tahu UMI punya komitmen tinggi dalam mengembangkan ekonomi syariah,” ungkap Wapres.

Oleh karena itu dengan potensi besar yang dimilikinya, Wapres berharap  Sulawesi Selatan dapat menjadi motor penggerak ekonomi syariah di Wilayah Timur Indonesia.

“Dengan segala potensi dan modal yang Sulawesi Selatan miliki, harapan saya, Sulawesi Selatan mampu menjadi pendorong bagi perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kawasan Timur Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: Setwapres-Rusmin Nuryadin

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.