Sabtu, April 13, 2024
Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kontras TIMES.COM | Purwakarta- Meskipun Saat ini musim Kemarau atau Elnino melanda semua wilayah Namun Guna memenuhi kebutuhan beras di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta dalam hal ini Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan mengaku bersyukur pasalnya masih bisa melaksanakan kegiatan panen raya padi dilahan seluas 28 hektare, yang di gelar di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pindoksalam, Kabupaten Purwakarta, Jabar, Selasa (17/10/2023)

Benni Irwan selaku Pj Bupati Purwakarta turun langsung dalam kegiatan panen raya tersebut, sebagai bentuk rasa syukur atas berhasilnya kegiatan panen raya padi di Desa Tanjungsari dimusim kemarau panjang saat ini dampak dari fenomena El – Nino.

“Kita patut bersyukur, wulaupun saat ini kita masih berada dalam musim kekeringan dampak dari fenomena El Nino dengan kondisi suhu yang sangat tinggi, para kelompok tani di Desa Tangjungsari masih melaksanakan acara panen raya padi yang ketiga, ” kata Benni, kepada awaq media dilokasi panen raya, Selasa (17/10/2023)

Ia juga menjelaskan, kegiatan panen raya padi di Desa Tanjungsari pada bulan Oktober 2023 ini dengan lahan seluas 28 hektare dan akan dipanen secara bertahap.

“Hari ini, kita akan melaksanakan panen padi secara simbolis dengan lahan seluas 5 hektare, dan hari berikutnya panen padi akan di lanjutkan kelokasi lain diwilayah Desa Tanjungsari dengan lahan seluas 28 hektare, ” ujarnya.

Adanya kegiatan panen raya padi ini, lanjut Benni, Pemkab Purwakarta berharap kebutuhan beras untuk masyarakat Purwakarta akan terpenuhi. Bahkan, masyarakat bisa menyimpan hasil panen sebagai stok.

“Yang menarik bagi saya di Purwakarta, karena masyarakat juga mempunyai kebiasaan untuk menyimpan gabah atau beras yang suatu waktu bisa dimanfaatkan kalau nanti kondisinya dibutuhkan, ” ucap Benni.

Tidak menutup kemungkinan, jika masih ada sisa dari hasil panen yang lain dan jika ada daerah disekitar yang membutuhkan, bisa saja beras tersebut dimanfaatkan.

“Tapi yang utama di Kabupaten Purwakarta lebih dahulu, sehingga kuta tidak perlu panik karena ketersediaan beras selalu ada di Purwakarta, ” bebernya.

Baca Juga:   Panen Raya Perdana di Kampung Bebon Jaya
Baca Juga:   Wapres Dorong Wilayah Papua Selatan Jadi Lumbung Pangan Indonesia Timur

Berdasarkan data dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, luas lahan panen di bulan Oktober di Kabupaten Purwakarta, yakni 2.486 hektare, dengan produksi 13.327 tin gabah kering giling setara dengan 8.544 ton beras.

Sedangkan panen januari hingga September 2023, lanjut Benni, seluas 34.678 hektare, lalu hasil produksi pada periode Januari hingga September 2023 mencapai 214.010 ton gabah kering giling setara dengan 137.202 ton beras.

“Untuk konsumsi beras pada Januari hingga denfan September 2023 sebesar 77.490 ton beras, serta surplus beras di Kabupaten Purwakarta sebesar 59.712 ton, ” ungkapnya.

Dengan adanya pelaksanaan kegiatan panen raya padi ini, Benni berharap bisa menekan laju inflasi dan menekan kenaikan harga beras di Kabupaten Purwakarta.(fuljo)

Related Articles

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Terbaru

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.